Nasional

Menhub Prihatin Ambruknya Jembatan Tuban

Ambruknya jembatan Tuban- Lamongan Foto Facebook Gianto HI

Netsulsel.com – Menhub Budi Karya menyampaikan keprihatinannya atas ambruknya Jembatan Widang-Babat di perbatasan Tuban-Lamongan, Jawa Timur, yang menewaskan dua sopir yang tengah mengendarai truk tronton. Menurut Budi, saat ini proses identifikasi tengah dilakukan. Jembatan ini sudah beroperasi selama 30 tahun.

Foto: Jembatan- Tuban Lamongan Ambruk

“Pertama saya prihatin atas ambruknya jembatan itu. Bagi Kemenhub memang akan melakukan identifikasi berkaitan dengan ambruknya jembatan itu bagaimana itu terjadi, jadi kami akan membuat suatu rekayasa lalu lintas untuk memberikan alternatif jalan bagi aktivitas di sana,” jelas Budi Karya di sela meninjau Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, Selasa (17/4).

Sedang berkaitan dengan bagaimana selanjutnya jembatan itu, mekanismenya ada di Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Itu ada komite keselamatan konstruksi yang mungkin bisa dijelaskan oleh Pak Gani, silakan,” tegas Budi.

Gani Ghazaly Akman, Direktur Pembangunan Jalan Bina Marga PUPR, yang berada di sisi Menhub, lalu memberikan pandangan.

Foto: Ambruknya Jembatan di Tuban

“Jadi memang yang terjadi itu adalah runtuhnya jembatan karena kalender jembatan itu yang sudah cukup lama. Dari dulu memang sudah ada jembatan itu dan diduplikasi oleh jembatan rangka, rangkanya sekarang masih berdiri, tidak jatuh. Kita akan melihat, Kemen PUPR ini akan melalui komite ini akan melihat bagaimana yang terjadi itu dan cara untuk segera dapat memperbaiki sehingga dapat beroperasi lagi. Ini sudah sekitar  30 tahun usianya,” beber Gani.

Menurut Gani, sebenarnya, jembatan ini sudah diprogramkan untuk diganti.

“Dari jembatan yang di Pantura di Jabar sampai Jatim ini memang seluruhnya belum diganti dan belum diberi perkuatan dengan menggunakan kabel. Nanti akan segera diperbaiki,” tegas Gani.

Lalu bagaimana dengan saat musim mudik Lebaran nanti?

“Arus mudik akan kita mapping akan kita evaluasi kita akan memberikan suatu solusi lewat mana para pengguna lalu lintas,” tutur Menhub menjawab pertanyaan wartawan.(**)

Berikan Komentar Anda
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top