Nasional

Menteri Susi Marah, Dua Kapal Eks Ilegal Fishing Dilelang: Itu Sumber Korupsi

Netsulsel.com, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti marah besar setelah mendapat kabar bahwa ada 2 kapal eks illegal fishing yang dilelang murah di Batam, Kepulauan Riau. Seharusnya menurut Susi, kedua kapal tersebut dimusnahkan dengan cara ditenggelamkan.

“Pasti, itu kan ujungnya sumber maksiat atau korupsi baru. Kedaulatan bangsa dikorbankan,” tegas Susi dilansir kumparan.com, Jumat (6/4).

Seperti kasus-kasus sebelumnya, kedua kapal tersebut nantinya akan kembali beroperasi untuk mengeruk ikan di wilayah laut Indonesia secara ilegal. Itulah yang menjadi alasan mengapa Susi lebih memilih memusnahkan kapal eks illegal fishing dibandingkan dilelang.

“Balik juga ke laut terus nyolong lagi,” ucapnya.

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) telah menggelar lelang sejumlah aset yang statusnya dirampas oleh negara, kemarin (5/4). Salah satu yang dilelang adalah kapal eks illegal fishing.

Ada 2 unit kapal yang dilelang yaitu KM PKBF 1089 berbendera Malaysia dan KM Seroja berbendera Vietnam. Kedua kapal tersebut diketahui telah laku dilelang dengan harga murah.

Yang pertama adalah KM PKBF 1089 berbendera Malaysia. Nilai limit dari kapal ini adalah Rp 170.100.000. Sedangkan uang jaminan yang wajib disetor para peserta lelang adalah Rp 51.000.000. Kapal ini dilengkapi satu unit alat navigasi GPS Koden GTO-2010, satu unit echo sounder kodem CVS-118 MK 11, Kompas, dan Radio merk super star SS 36.

Sedangkan kapal kedua adalah KM Seroja berbendera Malaysia. Nilai limit dari kapal ini adalah Rp 232.800.000. Sedangkan uang jaminan yang wajib disetor para peserta lelang adalah Rp 69.800.000. Kapal ini dilengkapi satu unit GPS Onwa KP-628-MK2, satu unit kompas, satu unit alat komunikasi radio merk super star 2400 .

Salah satu sumber mengatakan, kedua kapal tersebut telah dibeli oleh pemenang lelang bernama David alias Heng A Cuang. Setelah menang dan membayar tebusan lelang, kedua kapal ini segera ditarik dari Perairan Batam.

“Setelah (harga) lelang dinaikkan sedikit dari harga limit dan ada pihak panitia yang mengkondisikan kepada David alias Heng A Cuang sebagai pemenang dan kapal tersebut mau dibawa ke negara asal, karena kapal ini kalau dilelang secara terbuka bisa mencapai Rp 1 miliar,” ungkap sumber tersebut, Jumat 6 April 2018.

Berikan Komentar Anda
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top