Nasional

Muallaf Maluku Butuh Masjid untuk Beribadah

Penyerahan sumbangan fari Koppa wilayah Bireuen, Aceh yang diterima langsung oleh Ketua Koordinator Posko Donasi Jilbab untuk Maluku, Safrizal. (Foto: ist)

Netsulsel.com –  Komite Persatuan Pemuda Aceh (KOPPA) akan melakukan penggalangan perlengkapan ibadah untuk warga Maluku, Minggu, 21 Januari 2018 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Penggalangan perlengkapan ibadah tersebut dilaksanakan melanjuti adanya info dari pesan Whatsapp dan Youtube dari Ustadz Umam Rumbara, mewakili para muallaf di Pesantren Al Anshor, Jalan Imam Al Gozali, Air Besar, Rt. 04 Rw. 17, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Maluku.

“Kita dapat info bahwa muslim disana (maluku) sangat ingin menutup aurat dan bisa beribadah layaknya muslim di Provinsi lain. Namun, ekonomi mereka sedang tidak baik. Olehnya timbullah inisitaf ini untuk membantu dan membentuk panitia di Provinsi dan Kabupaten,” kata Ketua KOPPA, Teuku Abdul Jabbar dalam siaran persnya, Minggu (14/1/2018).

Dia mengatakan, adapun jenis bantuan yang telah terkumpulkan yakni jilbab, pakaian islami, mukena, sajadah, mushaf Alqur’an, uang, dan keperluan lainnya. Saat ini, kata dia, antusias masyarakat Aceh begitu besar sehingga bantuan berdatangan dari banyak daerah di Aceh seperti dari Kabupaten Bireun, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang dan akan disusul pula dari Aceh Selatan dan Aceh Timur.

“Jumlah jilbab dan pakaian islami bahkan melebihi target kami, sekarang kami lebih fokus pada perlengkapan ibadah selain jilbab dan pakaian, yakni Alqur’an, zakat, infaq serta waqaf untuk pembangunan salah Masjid untuk muallaf,” kata dia.

Rencananya, kegiatan penggalangan perlengkapan ibadah tersebut masih dibuka sampai tanggal 20 Januari 2018 dan puncaknya adalah pada hari Minggu, 21 januari 2018 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh.

“Bagi rekan rekan yang ingin menyumbang masih memiliki kesempatan sampai tanggal 20 Januari. Donasi bisa dikirim ke posko atau menghubungi panitia Ketua Koordinator Posko, Safrizal di (085219125027) untuk dijemput. Atau, jika mempunyai waktu, bisa datang langsung ketika acara puncaknya di Lapangan Blang Padang,” ujarnya.

Dia menambahkan, meskipun penggalangan jilbab untuk Maluku sudah ditutup sejak Sabtu, 13 Januari 2018 sesuai permintaan dari Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anshor Ambon, akan tetapi KOPPA tetap akan melakukan penggalangan tersebut. Mengingat, perlengkapan ibadah ini juga nantinya bisa dikirimkan ke daerah lainnya, baik di Aceh ataupun di luar Aceh setelah dikonfirmasikan ke pihak donator.

Sementara, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anshor Ambon yang juga menjadi pembina para Muallaf di Maluku, Ustadz Imam Rumbara mengatakan, dirinya mengucapkan terima kasih atas antusiasme umat terhadap kebutuhan para muallaf atas permintaan pihaknya yang diupload ke Youtube dan mendapat respon dari banyak pihak.

“Dan Alhamdulillah, diluar perkiraan, hingga saat ini kami telah mendapatkan banyak sekali kiriman baik jilbab, mukena, gamis, baju koko serta kain sarung dalam jumlah besar,” kata Ustadz Imam, Sabtu, (13/1/2018) kemarin.

Atas dasar itu pula, kata Ustadz Imam, penggalangan jilbab, pakaian serta perlengkapan sholat untuk masyarakat Muallaf pada hari sabtu 13 januari 2018 sudah ditutup. Namun, tambahnya, pihaknya masih berharap ada masyarakat yang memberikan zakat, infaq, serta mewakafkan tanah untuk pembangunan Masjid Muallaf, selain biaya operasional pembinaan para muallaf Maluku.

“Dan juga kami masih butuh dalam jumlah bayak  Iqra’ dan Alqur’an terjemahan. Demikian atas perhatiannya, kami sampaikan Jazaakumullahu khairan jazaa,” tutupnya.(**)

Berikan Komentar Anda
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top