Nasional

Presiden Resmikan Program Digitalisasi Sistem Pertanian di Indramayu

Netsulsel.com, Indramayu –  Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama dengan sejumlah Menteri secara bersama-sama meresmikan program kewirausahaan dan digitalisasi sistem pertanian. Para Menteri yang hadir adalah Menteri Badan usaha Milikj Negara (BUMN), Rini Soemarno, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjono.

Acara yang dipusatkan di di Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) yang ada di Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu itu diharapkan oleh Presiden mampu menyejahterakan petani.

Selain itu, Kepala Negara juga dijadwalkan mengunjungi Pondok Pesantren Darul Ma’arif di Desa Kaplongan, untuk bersilaturahmi dengan para ulama, santri, dan masyarakat sekitar, sesuai dengan siaran pers dari Biro Pers Istana Kepresidenan, Kamis, 7 Juni 2018.

Selesai dari kegiatan tersebut, Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Jokowi akan melanjutkan lawatan menuju Semarang, Jawa Tengah melalui Bandar Udara Internasional Jawa Barat, Kabupaten Majalengka.

Peresmian Terminal Baru

Di Semarang, Presiden akan melakukan peresmian terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani yang juga merupakan bandara terapung di atas air yang pertama di Indonesia.

Pengembangan bandara di Ibukota Provinsi Jawa Tengah tersebut juga termasuk dalam program Percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tertuang dalam Peraturan Presiden No 58 Tahun 2017.

Untuk diketahui, terminal baru Bandara Ahmad Yani memiliki luas area 58.652 meter persegi atau hampir sembilan kali lebih besar dibanding luasan terminal bandara lama yang hanya 6.708 meter persegi.

Setelah selesai dibangun, terminal baru akan mampu menampung sebanyak 7 juta penumpang per tahun atau 19 ribu penumpang setiap harinya. Sedangkan kapasitas terminal lama hanya 800 ribu penumpang per tahun.

Selain itu, dalam terminal baru tersebut juga dilengkapi tiga unit garbarata serta 30 unit counter check in untuk mempercepat pelayanan kepada penumpang maskapai.

Sedangkan untuk luasan apron terminal baru mencapai 72.522 meter persegi sehingga mampu menampung 12 pesawat berbadan ramping (narrow body) atau konfigurasi sepuluh pesawat narrow body dan dua pesawat berbadan lebar (wide body) kargo.

Usai peresmian, Presiden beserta rombongan direncanakan akan langsung kembali ke Jakarta pada petang hari dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

 

Editor: Saifullah

Reporter : Pilo Poly

Berikan Komentar Anda
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top