Metropolis

Selain Makassar Presiden Jokowi Dijadwalkan Berkunjung ke Kabupaten Gowa dan Takalar

Foto: ist

Netsulsel.com, Makassar – Presiden RI Joko Widodo hari ini melakukan kunjungan kerja di Sulawesi Selatan.

Setidaknya ada tiga daerah yang akan dikunjungi, selain Kota Makassar ada juga di Kabupaten Gowa dan Takalar.

Jokowi sendiri bersama istrinya Iriana Joko Widodo bersama beberapa menteri telah tiba di Makassar, Rabu malam 14 Februari 2018.

Sebelum memulai aktifitas hari ini, Kamis 15 Februari 2018, presiden bersama rombongan menginap di Hotel The Rinra Makassar.

Agenda pertama Presiden Joko Widodo adalah penyerahan 1.700 Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan 1.500 Program Keluarga Harapan (PKH) di Lapangan Syekh Yusuf Gowa, Kamis pagi ini.

Namun jika cuaca tidak mendukung maka acara akan dipindahkan ke Balla Lompoa Gowa.

Dari sini, Jokowi bersama rombongan kemudian menuju lokasi padat karya persawahan Desa Panyangkalang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa.

Setelah itu ke Rumah Makan Limbung di Kelurahan Kalebajeng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Gowa.

Usai santap siap, Presiden RI dan rombongan menuju Lapangan Makkatang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar dalam rangka pemberian sertifikat tanah sebanyak 5.000.

Sertifikat ini merupakan milik 50 warga Kota Makassar, 650 warga Gowa, 1500 warga Takalar, 1000 warga Bantaeng, 1000 warga Bulukumba dan 800 warga Jeneponto.

Dari Takalar, Presiden Jokowi langsung ke Kampus Unhas dalam rangka menghadiri acara Forum Rektor se Indonesia yang rencana akan dihadiri oleh 1.474 Rektor.

Usai membuka forum rektor, sekitar pukul 16.00 Wita Presiden Joko Widodo langsung menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk kembali ke Jakarta.

Kemarin menjelang kedatangan Presiden RI Joko Widodo beserta Hj Iriana Joko Widodo, sejumlah personel TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi Sulsel serta Pemerintah Kota Makassar, menggelar apel bersama dalam rangka kunjungan kerja RI-1, di lapangan Karebosi, Rabu 14 Februari.

Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti selaku Pangkoops Pam VVIP Kunker RI-1 mengatakan pihaknya bersama unsur lain siap mengawal dan mengamankan kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Presiden adalah lambang negara yang harus dijaga oleh seluruh warga Indonesia. Bukan menjadi tanggungjawab TNI dan Polri semata, namun semua unsur dan elemen ikut bertanggungjawab di dalamnya,” tegas Pangdam. (**)

Berikan Komentar Anda
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top