Bola

PSM Kalah Telak Atas Sriwijaya FC di Laga Kedua Grup A Piala Presiden

Foto: Istimewa
Netsulsel.com, Bandung – Sriwijaya FC menang 3-0 atas PSM Makassar pada laga kedua Grup A Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (21/1/2018). Tiga gol Sriwijaya dicetak oleh Adam Alis, Makan Konate, dan Manuchekhr Dzhalilov di penghujung laga.
Untuk laga ini, pelatih Sriwijaya, Rahmad Darmawan, merotasi beberapa pemain dan sedikit mengubah pakem di lini tengah. Sosok yang akrab dipanggil RD itu, memilih formasi 4-3-2-1.
Tiga pos di lini tengah diisi oleh Adam Alis, Ichsan Kurniawan, dan Abimanyu. Sementara Makan Konate dan Esteban Vizcarra mendapat tugas untuk membantu Manuchekhr Dzhalilov membongkar barisan pertahanan PSM.
Di sisi lain, PSM yang dipimpin oleh asisten pelatih Imran Amrullah, tidak mengikutsertakan beberapa pemain bintangnya, seperti Wiljan Pluim atau Marc Antonic Klok. Berlaga dengan pemain lapis dua, PSM mencoba menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan Rasyid Bakri dan Reva Adi Tama bermain sejajar di lini tengah. Selain itu, pemain anyar PSM, Hasyim Kipuw, mendapatkan peran baru sebagai bek tengah.
Sejak peluit sepak mula, perbedaan kualitas kedua tim terlihat jelas. Hanya butuh enam menit bagi skuat arahan RD untuk membuat gol pertama pada laga ini.
Gol tersebut bermula dari aksi individu Dzhalilov yang sukses membongkar barisan pertahanan PSM. Tanpa
kawalan, Adam Alis menendang bola ke ujung kanan gawang PSM setelah mendapatkan umpan tarik dari Dzhalilov.
Selepas gol tersebut, Sriwijaya tetap menguasai permainan dan leluasa masuk ke dalam kotak penalti lawan. Namun, hingga menit ke-30, penjaga gawang PSM, Syaiful, mampu mengamankan beberapa tendangan ke gawang dengan ciamik.
Dengan pemain lapis kedua, PSM hanya melakukan serangan-serangan yang bersifat sporadis melalui lini sayap.
Lini belakang Sriwijaya terlihat kerepotan menghadapi serangan tersebut dan beberapa kali melakukan jegalan keras yang berbuah kartu kuning. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada lagi gol yang tercipta.
Kembali dari ruang ganti, kedua kesebelasan disambut oleh hujan yang turun di Stadion GBLA. Tim besutan RD masih berusaha untuk terus menggempur pertahanan PSM. Kali ini, giliran pemain sayap Sriwijaya yang beraksi dengan mengandalkan kecepatan. Namun, lagi-lagi barisan pertahanan PSM masih kokoh untuk mengantisipasi serangan Sriwijaya.
Memasuki menit ke-55, Sriwijaya mencoba meningkatkan intensitas serangan. Hanya butuh tiga menit bagi Sriwijaya untuk menciptakan dua peluang terbuka. Namun, penjaga gawang PSM yang dijuluki ‘Syaifulderman’ kembali menunjukkan aksi heroik dengan menyelamatkan dua peluang dari kaki Vizcarra dan Dzhalilov.
Tertekan sejak babak kedua dimulai, PSM bukan tanpa peluang. Pada menit ke-67, Arsyad Yusgiantoro, dengan kecepatan dan olah bola yang baik, mampu membuat lini belakang Sriwijaya renggang. Pemain bernomor punggung 21 tersebut langsung melakukan sepakan keras dari luar kotak 16. Sayang, bola yang menyusuri tanah itu masih melebar tipis di sisi tiang gawang Sriwijaya.
Gol kedua Sriwijaya terjadi tiga menit sebelum laga kedua berakhir. Lagi-lagi, Dzhalilov menjadi aktor utama. Dengan olah bola yang baik, pemain asal Tajikistan ini berhasil masuk ke kotak 16. Irfan Jamil, yang mengawal
Dzhalilov, melakukan terjangan yang berakhir dengan tendangan penalti. Makan Konate, yang dari babak pertama gagal menunjukkan kualitasnya, menggandakan keunggulan Sriwijaya via penalti.
Saat pertandingan seolah akan berakhir dengan skor 2-0, Dzhalilov yang terus berlari mampu menambah keunggulan Sriwijaya menjadi 3-0 p ada masa injury time. Kedudukan tersebut sekaligus menjadi hasil akhir laga. (**)
Berikan Komentar Anda
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top