Nasional

Uji Materi UU MD3, Formappi Optimis Dikabulkan MK

PSI ajukan uji materi revisi UU MD3 ke MK. (Foto: ist)

Netsulsel.com, Jakarta – Pengesahan revisi UU No 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) terus menuai polemik. Banyak kalangan menentang adanya kebijakan tersebut, hingga mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang, mengatakan uji materi merupakan jalan yang tepat untuk menentang UU MD3.

“Menurut saya pilihan ini adalah sesuatu yang tepat lepas dari kecurigaan, lepas dari ketidakpercayaan, lepas dari keraguan dari hakim Mahkamah Konstitusi tapi saluran yang diajukan itu adalah saluran konstisional dan juga diakui dalam demokrasi kita,” ujar Sebastian di kantor Para Syndicate, Kebayoran, Jakarta Selatan, Jumat (23/2)

Sebastian optimistis, MK masih memiliki hakim konstitusi yang berintegritas dalam mengabulkan uji materi UU MD3. Sebab, beberapa pasal di undang-undang tersebut dinilai kontroversial, karena mengancam demokrasi.

“Saya punya keyakinan bahwa kalau pasal-pasal ini digugat ke Mahkamah Konstitusi bisa dikabulkan oleh MK. Mungkin saja ada pasal yang ditolak, tetapi kan optimisme dan harapan itu harus tetap ada dengan keyakinan bahwa tidak semua hakim konstitusi itu bermasalah,” tutup Sebastian.

Sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi salah satu pihak yang mengajukan gugatan UU MD3 ke MK, Jumat (23/2). Gugatan tersebut sebagai bentuk keprihatinan atas disahkannya revisi UU MD3.

Ketua Umum PSI Grace Natalie sempat mengatakan pengesahan revisi UU MD3 itu justru semakin membuat jarak antara anggota DPR dengan rakyat. Sehingga menurutnya, pengesahan revisi undang-undang itu menunjukkan Indonesia mengalami kemunduran.(**)

Berikan Komentar Anda
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top