Moto GP

Valentino Rossi Hanya Targetkan Berada di Lima Besar untuk Musim 2018

Netsulsel.com – Tes pramusim MotoGP di Sirkuit Losail, Qatar, menjadi tempat yang pas untuk Valentino Rossi bangkit. Pada hari terakhir tes, Sabtu (3/3/2018) malam waktu setempat, The Doctor berhasil menempati posis kedua pebalap tercepat dengan torehan waktu 1 menit 54,276 detik.

Rossi hanya terpaut 0,247 detik dari Johann Zarco yang berada di posisi pertama. Torehan ini pun membikin pebalap berusia 39 tahun tersebut puas, terlebih para pebelap Yamaha Movistar khususnya Rossi, begitu tersendat pada dua tes awal. Di Malaysia ia hanya berada di posisi kesembilan dan di Thailand ia terlempar ke posisi 12.

Jelas dengan peningkatan yang diraih di Qatar, Rossi berharap bisa menjalani musim 2018 dengan raihan yang apik pula. Kendati begitu, beberapa masalah masih dirasakan oleh pemiliki tujuh gelar juara dunia itu di motornya. Oleh karenanya, ia tak mau kelewat percaya diri dengan torehan apiknya.

“Saya cukup senang setelah tes ini. Saya rasa kami sudah bekerja keras selama tiga hari dan di hari terakhir kami mengeluarkan semua kemampuan kami. Akhirnya saya bisa mendapat waktu putaran terbaik, berada di posisi kedua dan, ya, menemukan ritme yang bagus,” kata Rossi dilansir Crash.

“Namun, kami tidak akan tahu apa yang bakal terjadi selama balapan nanti. Kami begitu dekat karena banyak pebalap yang sangat kuat. Kami juga masih bermasalah di ban depan dan belakang, dan saya hanya melakukan setengah putaran (di sesi simulasi balapan malam hari),” tambahnya.

Kendati baru menemukan performa terbaiknya di tes terakhir pramusim. Rossi tetap punya hasrat yang tinggi untuk bisa bersaing dengan pebalap-pebalap lain –yang jauh lebih muda darinya. Namun, Rossi nampaknya tak mau terlalu berekspektasi tinggi soal target yang ingin ia gapai di musim 2018.

Dan untuk mewujudkan harapannya itu, pemiliki sekolah balap VR46 Riders Academy itu ingin Yamaha bisa menyelesaikan segala pekerjaan rumah yang sering jadi penghambat para pebalapnya untuk tampil kompetitif. Salah satunya, ya, memberikan setelan yang tepat buat motor M1.

“Saya akan coba lebih kompetitif dibanding tahun lalu, coba lebih menorehkan lebih banyak poin, dan meraih lebih banyak podium. Terutama juga untuk tidak mengalami banyak masalah terlalu banyak di sirkuit-sirkuit yang saya sukai macam Jerez atau Barcelona. Saya ingin sebisa mungkin tetap berada di posisi lima besar,” papar Rossi.

“Untuk saya, Yamaha harus bekerja keras terutama soal perangkat elektronik dan menurut pandangan saya, kami harus meningkatkannya secara signifikan. Saya rasa semua orang di sini punya cukup motivasi, terutama karena Yamaha ingin mencoba menang,” imbuhnya.

“Namun, itu tak akan mudah dan saya tidak tahu berapa lama waktu yang kami butuhkan. Bagi saya itu menjadi salah satu kelemahan kami selanjutnya,” pungkas Rossi yang baru saja memastikan bakal membalap hingga 2020.

Well, Rossi yang bakal melakoni musim ke-23 di ajang balap motor (termasuk kelas 125 dan 250cc), memang tak ingin berharap lebih. Akan tetapi, berada di posisi pertama juga bagian dari lima besar, bukan? (**)

Berikan Komentar Anda
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top