
NETSULSEL | Bulukumba, Deru angin laut Selat Makassar yang berpadu dengan deburan ombak Pantai Tanjung Bira seolah membawa melodi kejayaan masa lampau. Di bumi yang dijuluki Panrita Lopi—tanah para pembuat perahu legendaris—semangat maritim kembali berdenyut megah. Perhelatan akbar Festival Phinisi 2026 yang baru saja tuntas digelar beberapa hari lalu meninggalkan jejak kemeriahan dan catatan kesuksesan yang luar biasa.
Di balik gegap gempita panggung seni, pameran UMKM, dan ritual adat yang memukau, hadir sebuah apresiasi hangat dari salah satu tokoh politik sekaligus wakil rakyat yang dikenal dekat dengan masyarakat: H. Ilham Bahtiar, atau yang akrab disapa H. Ile.
Sebagai legislator DPRD Kabupaten Bulukumba dari Partai Golkar, H. Ile, yang juga berasal dari daerah pemilihan setempat, melihat festival ini bukan hanya sekadar selebrasi tahunan. Bagi beliau, Festival Phinisi 2026 adalah manifestasi nyata dari cinta yang mendalam terhadap identitas budaya, sekaligus lokomotif penggerak kesejahteraan ekonomi rakyat.

Kolaborasi: Ketika Pemerintah dan Masyarakat Menyatukan Visi
Kesuksesan Festival Phinisi 2026 tentu tidak lahir dalam semalam. Menurut H. Ilham Bahtiar, keberhasilan perayaan tahun ini merupakan buah manis dari sinergi yang kokoh antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat Bulukumba.
”Kesuksesan penyelenggaraan Festival Phinisi tahun ini adalah bukti nyata dari kekuatan kolaborasi. Pemerintah hadir memfasilitasi dan memberi ruang, sementara masyarakat bergerak aktif menunjukkan jiwa gotong royongnya. Inilah esensi utama dalam membangun kebudayaan Bumi Panrita Lopi agar semakin dikenal dan dicintai dunia,” ungkap H. Ile dengan penuh antusias.
Bagi figur yang dikenal santun dan merakyat ini, perahu Phinisi bukan sekadar karya seni ukir kayu dan mahakarya warisan budaya tak benda UNESCO semata. Phinisi adalah simbol filosofis tentang ketangguhan, keberanian mengarungi samudra, serta persatuan. Semangat inilah yang berhasil dihidupkan kembali melalui festival tersebut, menyatukan tangan-tangan pemerintah dan denyut nadi masyarakat dalam satu panggung kebanggaan global.
Berputarnya Roda Ekonomi Rakyat: Dari Budaya Menuju Kesejahteraan
Sudut pandang humanistik yang diusung H. Ilham Bahtiar tidak berhenti pada ranah pelestarian budaya semata. Lebih jauh dari itu, ia menyoroti bagaimana sebuah event kebudayaan mampu menjadi vitamin ampuh bagi perputaran ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bulukumba.
Selama hari-hari penyelenggaraan festival, denyut ekonomi terasa hidup di setiap sudut lokasi acara:
Pemberdayaan UMKM Lokal: Berbagai produk kerajinan tangan, souvenir khas Bulukumba, hingga kuliner tradisional laris manis diserbu oleh ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sektor Pariwisata yang Bergeliat: Hotel, penginapan, restoran, hingga penyedia jasa transportasi lokal dan pemandu wisata merasakan lonjakan okupansi dan pendapatan yang signifikan.
Ruang Hidup Ekonomi Kreatif: Seniman lokal, sanggar tari, dan para kreator muda Bulukumba mendapatkan panggung yang layak untuk berekspresi sekaligus mengais rezeki dari karya seni mereka.
“Kebudayaan yang dirawat dengan baik tidak hanya akan menjaga marwah leluhur, tetapi juga harus mampu menghadirkan kesejahteraan bagi anak cucu kita. Festival Phinisi telah membuktikan bahwa sektor pariwisata dan budaya adalah sumber energi baru bagi peningkatan ekonomi kerakyatan di Bulukumba,” tambah H. Ile.
Merajut Masa Depan Bumi Panrita Lopi
Apresiasi positif yang disuarakan oleh H. Ilham Bahtiar menjadi cerminan dari komitmen seorang wakil rakyat yang peka terhadap potensi daerahnya. Melalui sudut pandang kebudayaan yang berpadu dengan kepekaan ekonomi, ia mengajak seluruh masyarakat Bulukumba untuk terus merawat warisan luhur ini dengan rasa bangga.
Festival Phinisi 2026 telah menutup layarnya dengan sukses besar. Namun, gelora semangatnya akan terus hidup—menjadi pengingat bahwa tatkala pemerintah dan rakyat berjalan seirama, kejayaan Bumi Panrita Lopi bukan lagi sekadar impian masa lalu, melainkan kenyataan gemilang yang siap disaksikan oleh dunia. (baba)










