
NETSULSEL | Jakarta, Lagu kebangsaan Indonesia Raya kembali berkumandang gagah di panggung balap motor Eropa. Pebalap muda berbakat asal Sleman, Yogyakarta, Kiandra Ramadhipa, sukses mengguncang Sirkuit Sachsenring setelah keluar sebagai jawara dalam Race 2 seri Jerman ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup.
Kemenangan dramatis ini menjadi bukti mental baja pebalap berusia 16 tahun tersebut, sekaligus membayar tuntas kegagalannya di balapan pertama.
Fase Penebusan, Dari Posisi 8 Menuju Podium Tertinggi
Sehari sebelumnya pada Race 1 (Sabtu, 11/7/2026), Rama sejatinya tampil agresif dan sempat memimpin jalannya balapan. Namun, akibat kesalahan kecil di lap-lap akhir, posisinya melorot hingga urutan kedelapan. Meski sempat tercecer, ia berjuang habis-habisan untuk menyodok ke depan dan menyentuh garis finis di posisi kelima.
”Balapan yang sangat baik untuk saya. Saya membuat kesalahan saat sedang memimpin, tapi saya terus berupaya untuk tetap berada di grup depan,” ungkap Rama jujur, seperti dilansir dari laman resmi Red Bull.
Kegagalan tersebut justru menjadi bahan bakar Rama untuk mengamuk di Race 2. Memulai start dari baris depan (posisi ketiga), rider bernomor motor 38 ini langsung menerapkan strategi menyerang total.
Drama Red Flag di Lap Ke-14
Pertarungan di Race 2 berlangsung sengit. Rama terlibat duel sengit roda-ke-roda dengan dua rival beratnya, David Gonzales dan Fynn Kratochwil. Luar biasanya, konsistensi Rama di atas motor sangat solid—tercatat 11 kali ia memimpin jalannya balapan saat melintasi garis finis.
Malapetaka terjadi pada lap ke-14. Insiden kecelakaan yang melibatkan Fernando Bujosa dan Benat Fernandez memaksa Race Director mengibarkan Red Flag (bendera merah) tanda balapan dihentikan. Berdasarkan regulasi dan perhitungan resmi posisi terakhir sebelum bendera merah berkibar, Kiandra Ramadhipa dinyatakan sebagai juara pertama!
”Saya berupaya langsung melesat sejak start. Saya hanya bilang ke diri sendiri, kalau ada yang menyalip, saya harus menyalipnya balik,” ujar Rama menceritakan mentalitas juaranya.
”Saya tak menyangka ada red flag, tapi konsistensi saya untuk terus bertahan di grup depan ternyata membuahkan hasil manis,” imbuhnya.
Peta Persaingan Klasemen Sementara
Ini merupakan kemenangan kedua bagi Rama di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup musim ini, setelah sebelumnya sukses meraih podium tertinggi di Race 2 seri Jerez. Dengan tambahan 25 poin penuh dari Sachsenring, posisi Rama di tabel klasemen kian melesat.
Dengan musim yang masih panjang, peluang pebalap muda Indonesia ini untuk merangsek ke takhta juara dunia masih terbuka lebar. Mari kita kawal terus perjuangan Rama di pentas dunia! (ist)




