Aksi Bentangkan Spanduk Isu Lingkungan, Aktivis Greenpeace yang Naik ke Patung Bundaran HI Akhirnya Diturunkan

Bunyi spanduk yang dibentangkan aktivis greenpeace ini menunjukkan kritiksan 2 tahun pemerintahan Pra-Gib

NETSULSEL | Jakarta,  Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah aktivis lingkungan dari Greenpeace di atas Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, akhirnya berakhir. Aparat kepolisian bersama petugas gabungan berhasil menurunkan paksa para aktivis dari puncak patung, Selasa sore.

​Berdasarkan pantauan di lokasi, aksi nekat memanjat monumen ikonik tersebut sempat menyita perhatian para pengendara dan pejalan kaki yang melintas di kawasan protokol jantung ibu kota. Para aktivis sebelumnya naik ke ketinggian patung untuk membentangkan spanduk besar berukuran mencolok yang menyuarakan isu krisis iklim dan lingkungan.

​Kapolsek Menteng saat dikonfirmasi menyatakan, petugas terpaksa bergerak cepat demi alasan keselamatan publik dan kelancaran arus lalu lintas.

​”Petugas langsung melakukan pengamanan dan proses evakuasi. Mengingat posisi aksi berada di ketinggian yang sangat berbahaya, keselamatan para aktivis maupun pengguna jalan menjadi prioritas utama kami,” ujar pihak kepolisian di lokasi.

​Proses penurunan para aktivis berlangsung dramatis namun tetap kondusif di bawah pengawalan ketat petugas kepolisian dan tim evakuasi menggunakan tali pengaman. Setelah berhasil diturunkan ke bawah, seluruh aktivis langsung digelandang ke kantor polisi terdekat untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait aksi tanpa izin tersebut.

​Akibat aksi ini, arus lalu lintas di sekitar Bundaran HI sempat mengalami kepadatan sesaat akibat pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat jalannya evakuasi. Kendati demikian, situasi lalu lintas kini terpantau kembali normal dan berangsur lancar.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Greenpeace Indonesia masih belum memberikan keterangan resmi terkait detail tuntutan yang dibawa dalam aksi panjat patung tersebut. Namun tuntutan mereka terpampang jelas melalui spanduk yang dibentangkan sebelum diturunkan. (heri)