
NETSULSEL | Jakarta, Sebelum badai penonaktifan dan status hukum mengubah jalannya karier, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo masih tampak teguh menjalankan tugas negara sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Dalam dua hari terakhir masa pengabdiannya yang sibuk, ia aktif turun langsung ke lapangan untuk mengawal program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Tinjau Transformasi Pendidikan di Yogyakarta
Langkah awal pekan tersebut dimulai dari Yogyakarta pada Minggu (1/11/2026). Listyo melakukan kunjungan kerja ke SD Negeri Adisutjipto 2.
Kunjungan ini merupakan bagian dari mandat Kantor Staf Presiden (KSP) dalam mengawal penguatan sumber daya manusia melalui transformasi pendidikan dan penguasaan teknologi. Di sana, ia meninjau langsung pengembangan sekolah sebagai model penerapan:
Pembelajaran Mendalam (PM)
Koding
Kecerdasan Artifisial (KKA)
Dalam kesempatan tersebut, Listyo turut menandatangani prasasti peresmian renovasi sekolah, yang menjadi simbol komitmen pemerintah dalam menciptakan fasilitas dan lingkungan belajar yang lebih kompetitif bagi peserta didik.
Sidak Koperasi Merah Putih di Cakung Timur
Hanya berselang sehari, pada Senin (2/11/2026), agenda Listyo bergeser ke ibu kota. Ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Cakung Timur, Jakarta.
Sidak ini bertujuan memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto benar-benar menyentuh dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat bawah. Selama peninjauan, Listyo secara teliti mengecek ketersediaan:
Gerai obat
Tabung gas LPG 3 kilogram bersubsidi
Berbagai bahan kebutuhan pokok
Ia memastikan bahwa komoditas bersubsidi tersebut tersedia dan dapat diakses masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.
Kesunyian di Balik Jadwal Resmi
Namun, kesibukan tersebut kini tinggal kenangan administratif. Belum ada lagi agenda resmi yang tercatat atas nama Kepala KSP Listyo Sigit Prabowo. Situs web resmi KSP maupun akun media sosial institusi tersebut tampak sunyi, tidak lagi memuat aktivitas sang mantan Kapolri sebuah jeda senyap sebelum babak baru perjalanan hukum yang mengejutkan publik nasional dimulai. (eka)








