Senyum Ceria di Sudiang: Sekolah Rakyat Hadir Rajut Mimpi Anak Sulsel

Kehadiran Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan kini resmi menjadi bukti nyata dari komitmen gotong royong pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan Program Asta Cita—sebuah gerakan nyata untuk menghadirkan keadilan sosial melalui jalur pendidikan.

NETSULSEL | Makassar, Keceriaan luar biasa terpancar dari wajah anak-anak di Sudiang, Kota Makassar. Langkah kaki mereka kini lebih ringan, menapaki koridor bangunan baru yang menjadi simbol harapan baru. Kehadiran Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan kini resmi menjadi bukti nyata dari komitmen gotong royong pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan Program Asta Cita—sebuah gerakan nyata untuk menghadirkan keadilan sosial melalui jalur pendidikan.

​Apresiasi mendalam pun mengalir langsung dari orang nomor satu di Sulawesi Selatan. Pemerintah Provinsi Sulsel menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden RI atas kucuran anggaran fantastis senilai Rp2,2 triliun untuk membangun sembilan unit Sekolah Rakyat di bumi Sulawesi Selatan.

​Istimewanya, Sekolah Rakyat yang terletak di Sudiang, Makassar ini sukses mencatatkan rekor membanggakan. Progres pembangunannya menjadi yang tertinggi dan tercepat di seluruh Indonesia, mulai dari kesiapan lahan, kemegahan sarana prasarana, hingga penyediaan tenaga pendidik yang andal.

Pendidikan: Senjata Utama Pendobrak Keterbatasan

​Di hadapan ratusan siswa, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memberikan suntikan motivasi yang membakar semangat. Beliau mengingatkan bahwa sejarah mencatat, Sekolah Rakyat di zaman perjuangan dulu telah melahirkan tokoh-tokoh besar bangsa. Kini, sejarah itu siap diulang kembali di tanah Sulawesi Selatan.

​”Dulu juga pernah hadir Sekolah Rakyat di zaman perjuangan, sekolah yang menghasilkan anak-anak kita menjadi sukses. Kalau ingin bercita-cita tinggi, maka pendidikan nomor satu. Keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang. Insya Allah, Sekolah Rakyat ini akan menciptakan generasi emas bangsa,” ujar Andi Sudirman Sulaiman dengan penuh optimisme.

Untuk memastikan mimpi-mimpi tersebut menjadi nyata, Pemprov Sulsel tidak setengah-setengah. Komitmen ini diperkuat dengan mengirimkan guru-guru hebat dan terbaik ke Sekolah Rakyat, bersanding dengan penguatan program kesehatan, perlindungan sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Langkah ini diambil agar setiap anak memiliki hak dan kesempatan yang setara untuk melompat tinggi meraih masa depan.

Miniatur Sulsel, Tempat Lahirnya Calon Pemimpin Masa Depan

​Sekolah Rakyat ini kini bertransformasi menjadi miniatur kecil dari indahnya keberagaman Sulawesi Selatan. Sebanyak 270 peserta didik telah berkumpul menimba ilmu di sini. Mereka datang dari berbagai penjuru daerah; mulai dari hiruk-pikuk Kota Makassar dan Parepare, wilayah pegunungan Enrekang dan Toraja Utara, hamparan subur Luwu Raya, hingga anak-anak tangguh dari pesisir Kepulauan Selayar.

​Di sekolah ini, perbedaan asal-usul melebur menjadi satu tekad yang sama. Dari ruangan-ruangan kelas inilah, Sulsel sedang mempersiapkan tunas-tunas muda yang kelak akan tumbuh menjadi pemimpin-pemimpin hebat bangsa di masa depan.(hek)