Langkah Bintang Unhas dan BPJS Kesehatan, Lahirkan Generasi Muda Melek JKN Demi Indonesia Sehat

Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi bergandengan tangan dengan BPJS Kesehatan untuk mengintegrasikan modul Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ke dalam kurikulum perkuliahan. Sinergi strategis ini bukan sekadar bentuk pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, melainkan sebuah gerakan moral untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki empati serta pemahaman mendalam tentang pentingnya jaminan kesehatan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

NETSULSEL | Makassar ,Sebuah langkah besar dan menginspirasi kembali terukir dalam dunia pendidikan tinggi Indonesia. Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi bergandengan tangan dengan BPJS Kesehatan untuk mengintegrasikan modul Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ke dalam kurikulum perkuliahan. Sinergi strategis ini bukan sekadar bentuk pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, melainkan sebuah gerakan moral untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki empati serta pemahaman mendalam tentang pentingnya jaminan kesehatan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

​Melalui integrasi literasi JKN ke dalam pendidikan, Unhas berkomitmen membekali para mahasiswa agar siap menjadi agen perubahan (agent of change) yang mampu membawa dampak nyata di tengah masyarakat. Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Internasionalisasi, dan Kealumnian Unhas, Prof. Ir. Suharman Hamzah, Ph.D., menegaskan komitmen tersebut,

Orientasi perguruan tinggi saat ini telah berkembang melampaui pelaksanaan tridarma dalam pengertian konvensional. Kampus dituntut menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Ini bukan sekadar kerja sama formal, tetapi komitmen bersama membangun fondasi pelayanan publik yang kokoh.”ungkapnya.

​Langkah inovatif ini sekaligus menjawab tantangan mendasar dalam sistem kesehatan nasional, yaitu masih rendahnya literasi masyarakat terhadap jaminan sosial. BPJS Kesehatan meyakini bahwa kampus adalah episentrum terbaik untuk menyebarkan nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial. Kepala Corporate University BPJS Kesehatan, Octovianus Ramba, S.Si., Apt., AAAK., mengungkapkan harapannya.

Kami ingin meningkatkan literasi masyarakat mengenai sistem jaminan sosial kesehatan melalui perguruan tinggi. Kami berharap Unhas dapat menjadi pionir dalam membangun literasi JKN sehingga lulusan Unhas mampu menjadi agen edukasi ketika kembali ke masyarakat.” katanya.

​Kerja sama bersejarah yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini juga mencakup penguatan riset, pengabdian masyarakat, hingga optimalisasi kepesertaan aktif JKN bagi seluruh sivitas akademika Unhas. Dukungan penuh dari civitas akademika dan jajaran dewan jaminan sosial mempertegas posisi Unhas sebagai garda terdepan pusat pengembangan sumber daya manusia unggul dan berkarakter, khususnya di Kawasan Timur Indonesia.

​Inisiatif visioner ini menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs)—terutama SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan). Dengan menyatukan spirit pendidikan dan pelayanan sosial, Unhas dan BPJS Kesehatan optimis dapat merajut masa depan Indonesia yang lebih sehat, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.(duppa)