
NETSULSEL | Maros, Pelaksanaan KKN Tematik Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kelurahan Baju Bodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, memasuki tahap akhir melalui Seminar Hasil pada Kamis (13/8/2026). Kegiatan ini dihadiri lebih dari 25 peserta, mulai dari perangkat RT/RW, tokoh agama, hingga Karang Taruna, untuk mengapresiasi sekaligus merumuskan keberlanjutan enam program kerja yang telah dijalankan mahasiswa.
Dalam diskusi tersebut, warga dan perangkat lokal menyoroti manfaat langsung dari berbagai luaran program. Ketua RT 03, Abd. Azis. S, serta Plt. RW 003 Lingkungan Masembo, Maddo, S.Pd.I., mengapresiasi aksi nyata mahasiswa seperti penyediaan fasilitas tempat sampah di tempat ibadah hingga edukasi kebersihan. Maddo menekankan bahwa kehadiran mahasiswa telah memberi teladan nyata bagi warga sekitar.
Dukungan terhadap perluasan manfaat edukasi juga disampaikan oleh perwakilan Karang Taruna, Haerul. Ia mengapresiasi berbagai langkah preventif yang dilakukan mahasiswa, salah satunya media pemutaran video edukasi lingkungan karya peserta KKN bernama Chika. Karang Taruna berkomitmen membantu menyebarluaskan video tersebut agar dampaknya menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Tokoh agama setempat sekaligus Imam Kelurahan Baju Bodoa, Saleh, memberikan catatan khusus mengenai pentingnya estafet program bagi angkatan KKN berikutnya. Ia berharap ada dokumentasi tertulis sebagai panduan agar kegiatan lingkungan yang telah dirintis tidak terputus begitu saja saat masa KKN usai.
“Semua program kerja sangat membanggakan dan kami mengapresiasi karena sudah memperhatikan lingkup Baju Bodoa. Kalau bisa, di akhir ada catatan yang bisa ditinggalkan dan dilanjutkan oleh KKN selanjutnya. Apakah ada program yang sudah selesai atau program susulan, atau ada yang perlu dilanjutkan meskipun tematiknya berbeda, tetapi kita sesuaikan dengan usulan masyarakat,” ujar Saleh.
Rangkaian seminar hasil diakhiri dengan permohonan maaf dan penyerahan apresiasi dari mahasiswa kepada jajaran pemerintah kelurahan serta tokoh masyarakat. Mahasiswa KKN Unhas berharap seluruh rangkaian inovasi, sarana publik, dan hubungan baik yang telah terbangun dapat terus dirawat serta dikembangkan mandiri oleh warga Kelurahan Baju Bodoa. (qas)















