NETSULSEL | Bogor, Aksi koboi jalanan puluhan pemuda yang nekat menutup urat nadi Jalan Raya Bogor-Jakarta, tepatnya di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, akhirnya diredam total oleh jajaran Polres Bogor. Dua kelompok massa yang terlibat tawuran sadis pada Kamis (27/8/2026) dini hari itu kocar-kacir setelah dibubarkan paksa oleh petugas.
Meski sebagian besar pelaku berhasil melarikan diri, polisi sukses menciduk tiga orang pemuda yang diduga kuat menjadi motor kerusuhan. Dari tangan mereka, petugas mengamankan gudang senjata tajam (sajam) ilegal, mulai dari celurit hingga parang panjang, yang ditemukan tercecer di sekitar lokasi kejadian.
”Gerak cepat jajaran Polres Bogor di lapangan berhasil mengamankan tiga orang tersangka pria yang diduga terlibat langsung dalam bentrokan berdarah tersebut. Operasi ini juga mengamankan tujuh bilah senjata tajam berbagai jenis dan dua unit sepeda motor yang digunakan pelaku,” ungkap Kasi Humas Polres Bogor, Ipda Hamzah, dalam keterangan resmi yang diterima Jumat (28/8/2026).
Ipda Hamzah merinci, aksi tawuran ini bermula dari laporan warga mengenai adanya konvoi puluhan pemotor bersenjata tajam yang berkerumun di sekitar kawasan BRIN, Jalan Raya Bogor, pada dini hari. Saat petugas tiba, suasana sudah sangat mencekam; puluhan pemotor menutup akses jalan utama dan sedang asyik baku hantam.
”Petugas di lokasi menemukan situasi ricuh di mana puluhan pengendara motor menutup akses jalan dan menggelar tawuran. Langkah tegas langsung diambil dengan membubarkan massa secara paksa,” tegasnya.
Bentrokan brutal ini memakan korban jiwa. Polisi menemukan seorang pemuda tergeletak tak berdaya bersimbah darah di pinggir jalan, menderita luka parah akibat sabetan senjata tajam. Korban langsung dievakuasi ke RSUD Cibinong dalam kondisi kritis untuk mendapatkan pertolongan medis.
”Tim di lapangan menemukan seorang korban laki-laki yang sudah berlumuran darah di dekat lokasi tawuran. Korban langsung dilarikan ke RSUD Cibinong,” imbuh Hamzah.
Kasus tawuran berdarah yang menutup akses jalan ini kini ditangani serius oleh Polres Bogor. Ipda Hamzah menegaskan, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap tiga pelaku yang diamankan dan menyelidiki barang bukti untuk memburu pelaku utama lainnya.
”Proses pemeriksaan dan penyelidikan mendalam sedang berlangsung, baik terhadap orang yang diamankan maupun barang bukti senjata tajam yang kami sita,” pungkasnya (duppa).





