Strategi Memukul Bola Padel, Konsolidasi Pemenangan H Badris Salam Jelang Musda DPD

Di Lapangan Fit Padel, Jalan Sungai Saddang, Makassar, Minggu (30/8/2026) hari ini, dinamika itu bergeser ke atas lapangan hijau. Bunyi pukulan raket dan bola padel yang memantul di dinding kaca seolah menjadi irama konsolidasi politik yang makin solid untuk memenangkan H. Badris Salam.

NETSULSEL | Makassar, Ibarat pertandingan catur politik jelang Musda DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel tidak selalu dimainkan di atas meja rapat yang kaku. Di Lapangan Fit Padel, Jalan Sungai Saddang, Makassar, Minggu (30/8/2026) hari ini, dinamika itu bergeser ke atas lapangan hijau. Bunyi pukulan raket dan bola padel yang memantul di dinding kaca seolah menjadi irama konsolidasi politik yang makin solid untuk memenangkan H. Badris Salam.

​Di balik kemasan santai Turnamen Padel Internal REI Sulsel, deretan pengusaha properti ternama Sulsel tampak asyik menguji ketangkasan. Mengusung Sistem Americano, turnamen ini memaksa setiap pengembang bertanding secara individu, berpasangan, dan berganti partner di setiap ronde. Formasi yang secara implisit mencerminkan cairnya komunikasi politik di tubuh REI Sulsel saat ini, tak ada sekat, semua saling rangkul, dan fokus pada tujuan bersama.

​“Ini pertandingan sangat seru karena semua baku lawan. Setiap pemain bertanding dengan pasangan yang berbeda dan acak,” ujar Edy Arsyam, salah satu anggota DPD REI Sulsel di sela-sela laga.

​Rata-rata peserta tampil 8 hingga 11 kali putaran. Di setiap rotasi itulah, sinyal-sinyal dukungan dan obrolan hangat soal masa depan organisasi mengalir alami. Olahraga padel yang mengandalkan refleks cepat, kerja sama tim, serta taktik memantulkan bola secara cerdik menjadi perumpamaan pas bagi strategi tim H. Badris Salam dalam merajut komunikasi ke segala lini.

​Langkah H. Badris Salam yang mensponsori penuh seluruh hadiah baik untuk 10 pemenang kategori pria maupun 10 pemenang kategori srikandi REI bukan sekadar aksi bagi-bagi apresiasi. Ini adalah manuver diplomasi olahraga yang mempertegas kesiapan, kepedulian, serta komitmen sang bakal calon ketua dalam merangkul seluruh konstituen tanpa terkecuali.

​Kehadiran para pengembang senior hingga srikandi REI Sulsel yang tampil antusias menegaskan bahwa gerbong pemenangan H. Badris Salam tak hanya siap secara gagasan, tetapi juga paling lincah dalam membangun kebersamaan. Lewat tiap pukulan raket di lapangan padel, pesan politik itu tersampaikan dengan jelas: konsolidasi telah matang, barisan sudah rapi, dan langkah menuju kursi ketua DPD REI Sulsel kian tak tertandingi.

“Hari ini nadi semangat kemenangan sedang terbakar, tak boleh kendor dan terus melangkah. EWAKO” pungkas Edy Arsyam menutup percakapan. (ita)