Geger Penemuan Mayat Bayi Laki-Laki Terapung di Sungai Tallo Makassar, Diduga Hasil Aborsi

Warga Lorong Salekoa, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, digegerkan dengan penemuan mayat bayi laki-laki yang terapung di aliran Sungai Tallo pada Jumat (11/9/2026) sore. Jasad bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh warga setempat sekitar pukul 18.30 WITA di antara tumpukan sampah saat air sungai sedang surut.

NETSULSEL | Makassar, Warga Lorong Salekoa, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, digegerkan dengan penemuan mayat bayi laki-laki yang terapung di aliran Sungai Tallo pada Jumat (11/9/2026) sore. Jasad bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh warga setempat sekitar pukul 18.30 WITA di antara tumpukan sampah saat air sungai sedang surut.

​Kejadian berawal saat seorang pelajar berusia 15 tahun, Dilla, mencium bau busuk yang menyengat dari arah bawah rumahnya. Curiga dengan aroma tersebut, Dilla kemudian mengarahkan lampu senter ke aliran sungai di bawah rumah. Ia melihat sesosok jasad kecil yang awalnya menyerupai boneka. Untuk memastikan, saksi memeriksa objek tersebut menggunakan sebatang kayu dan mendapati bahwa benda terapung itu adalah mayat bayi berjenis kelamin laki-laki. Saksi lantas langsung melaporkan temuan itu kepada orang tuanya dan Ketua RT setempat, Mulyadi (41).

​Warga yang mendatangi lokasi segera mengonfirmasi temuan tersebut dan melapor ke pihak berwajib. Lurah Buloa, Nas Alamsyah, tiba di lokasi kejadian pada pukul 19.00 WITA, disusul personel Polsek Tallo yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tallo, AKP Asfada, S.E., M.H., sekitar pukul 19.10 WITA. Petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jasad bayi tersebut dari sungai.

​Proses identifikasi awal dilakukan oleh Tim Inafis Polrestabes Makassar yang dipimpin Ipda Abd. Jabbar sekitar pukul 20.20 WITA, disusul kedatangan Tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel di bawah pimpinan Ipda Sultan pada pukul 20.40 WITA.

​Dari hasil pemeriksaan awal Tim Forensik Dokpol Polda Sulsel, mayat bayi laki-laki tersebut diperkirakan berusia kandungan 7 hingga 8 bulan dan berada dalam kondisi pembusukan lanjut. Bayi ini diduga kuat sengaja dibuang dan merupakan hasil dari tindakan aborsi serta hubungan gelap. Jasad bayi tersebut kini telah dievakuasi ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum lebih lanjut.(syam)