
NETSULSEL | Makassar, Keheningan Sabtu subuh (22/8/2026) di kawasan pemukiman padat warga dan mahasiswa Tamalanrea mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa. Warga di Jalan Politeknik Unhas Lorong 7 SM 8, RT 04/RW 09, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, dikagetkan oleh jilatan si jago merah yang tiba-tiba mengamuk hebat dan melalap bangunan di pemukiman tersebut, termasuk Toko Flamboyan.
Laporan darurat pertama kali masuk ke Markas Komando (Mako) Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar pada pukul 04.28 WITA, saat sebagian besar warga baru saja terbangun atau sedang bersiap menyambut pagi.
Gerak Cepat 15 Armada Terjang Jalur Padat
Menanggapi laporan darurat tersebut, Tim Damkar Kota Makassar langsung bergerak cepat menuju titik lokasi. Hanya dalam kurun waktu 6 menit setelah laporan masuk, armadawaktu tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 04.34 WITA.
Pengerahan Armada: Sebanyak 15 unit armada dikerahkan ke lokasi kejadian, termasuk 2 armada khusus rescue untuk mengantisipasi evakuasi darurat.
Personil Gabungan: Skuad pemadam diturunkan dari gabungan personil Mako, Regu Timur, hingga 2 regu dari Posko BTP guna mengisolasi kobaran api agar tidak terus meluas di pemukiman padat tersebut.
Area Terdampak: Kobaran api mengamuk di area seluas kurang lebih 50 meter, melalap sekitar 7 petak bangunan yang difungsikan sebagai rumah tinggal, indekos, toko, dan warung tempat berteduh 10 Kepala Keluarga (KK).

Dua Jam Penanganan Berdarah-Darah dan Korban Jiwa
Di tengah perjuangan melokalisir api yang diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik, peristiwa ini menyisakan duka mendalam. Seorang perempuan dilaporkan meninggal dunia dalam musibah kebakaran ini. Tim di lapangan langsung berupaya melakukan penanganan terhadap korban tewas dan menyisir area untuk memastikan tidak ada korban selamat yang terjebak di balik puing-puing bangunan.
Petugas berjibaku menembus kepulan asap pekat dan puing material yang terbakar hingga akhirnya situasi benar-benar kondusif. Setelah seluruh titik api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan selesai dilakukan secara menyeluruh, armada beserta personil Damkar Makassar resmi meninggalkan lokasi kejadian pada pukul 07.00 WITA.
“Apinya sangat besar Pak, agak kewalahan dipadamkan. Butuh waktu 2 jam baru bisa diatasi. Satu warga yang didalam rumah ndak sempat lari” kata salah satu petugas damkar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwajib bersama tim terkait masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti kemunculan api serta menaksir total kerugian material yang dialami para korban.(duppa)
















