NETSULSEL | Bone, Petaka besar meratakan permukiman warga di perbatasan Desa Sanrangeng dan Desa Sailong, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sabtu (12/9/2026) hari ini. Musibah ini menelan korban jiwa, bernama Hasan (50) warga setempat, yang diketahui seorang penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ditemukan tewas mengenaskan terjebak kobaran api.
Menurut Muhammad Yani, mantan kepala desa Sanrangeng menyebut jika Hasan merupakan penyandang ODJG yang ndak sempat menyelamatkan diri saat api mulai berkobar. Bahkan diduga api yang telah meluluh lantakkan 11 rumah didesa tersebut berasal dari rumah korban.
“Ndak sempat diselamatkan pak, karena warga tak berdaya melihat api yang cepat membesar. Api juga memang berasal dari rumah Hasan” kata Yani.
Yang mengagetkan dari persutiwa ini, setelah api berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran yang dibantu aparat desa, kepolisian dan warga tiba-tiba muncul api susulan yang kembali memicu kepanikan warga. api tersebut berasal dari dua unit rumah dari titik 11 rumah yang terbakar tersebut.
Warga yang berada di lokasi berhamburan histeris melihat kepulan asap dan pijar api baru yang mendadak membumbung tinggi. Beruntung, armada dan personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bone yang masih bersiaga melakukan pendinginan di lokasi kejadian langsung bergerak cepat menyemprotkan air dan berhasil menguasai keadaan sebelum si jago merah menjalar lebih jauh.
Hingga saat ini, aparat Polsek Dua Boccoe bersama tim medis dan pemerintah setempat masih melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab pasti munculnya titik api pertama maupun kebakaran susulan tersebut, serta mendata total kerugian materiil akibat musibah ini. sementara korban tewas lansung disholatkan dimesjid terdekat, kemudian dimakamkan setelahnya.(ita)













