NETSULSEL | Labuan Bajo, Sebuah kapal wisata jenis phinisi dilaporkan mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peristiwa yang terjadi beberapa jam lalu ini memicu respons cepat dari tim Tim Search and Rescue (SAR) gabungan untuk menyelamatkan para penumpang dan awak kapal.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, kapal yang mengangkut sejumlah wisatawan lokal dan mancanegara tersebut mulai mengalami masalah teknis sebelum akhirnya perlahan karam. Dugaan sementara mengarah pada kebocoran mesin serta cuaca buruk berupa gelombang tinggi yang melanda jalur pelayaran utama di sekitar kawasan Taman Nasional Komodo.
Kronologi dan Kondisi Terkini
Laporan pertama mengenai kondisi darurat diterima Pos SAR Labuan Bajo setelah kapten kapal memancarkan sinyal bahaya (distress signal). Menanggapi laporan tersebut, personil gabungan dari Basarnas, Satpolairud, Lanal Labuan Bajo, serta relawan kapal wisata terdekat langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
”Kami langsung memberangkatkan tim rescue menggunakan rigid inflatable boat (RIB) begitu menerima info adanya kapal tenggelam. Prioritas utama kami adalah evakuasi cepat seluruh penumpang,” ujar perwakilan Pos SAR Labuan Bajo dalam keterangan resminya.
Hingga update terbaru ini diturunkan, proses evakuasi berhasil dilakukan terhadap seluruh korban. Seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan berhasil dievakuasi ke pelabuhan terdekat dalam keadaan selamat, meski beberapa di antaranya mengalami syok ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Pihak otoritas pelabuhan (KSOP) bersama Kepolisian setempat kini telah mengamankan lokasi dan mulai melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, sekaligus mengevaluasi kelaikan berlayar armada wisata di kawasan perairan Labuan Bajo.(qas)





