
NETSUSEL | Makassar. Universitas Hasanuddin (Unhas) terus mengokohkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya piawai secara akademik, tetapi juga matang dalam kepemimpinan dan keterampilan sosial. Melalui ajang Pro Spek #2 yang digelar di Arsyad Rasjid Lecturer Theater Kampus Unhas Tamalanrea pada Minggu (27/9/2026), kampus Merah Putih ini kembali membuktikan wadah pengembangan diri mahasiswa yang inklusif, adaptif, dan berdampak nyata bagi penguatan karakter calon pemimpin masa depan.
Antusiasme mahasiswa terhadap ruang pengasahan potensi luar akademik ini tergolong luar biasa. Ketua Panitia Pro Spek #2, Ferianto Ricki, mengungkapkan bahwa minat pendaftar calon anggota baru UKM Protokoler Unhas tahun ini melonjak tajam melebihi ekspektasi awal panitia. “Awalnya pengurus menargetkan 600 pendaftar saat open recruitment, tetapi yang mendaftar justru tembus mencapai 1.233 orang. Ini mengindikasikan betapa tingginya dahaga mahasiswa akan ruang pengembangan diri yang berkualitas di luar ruang kuliah,” ungkap Ferianto.
Menanggapi animo besar tersebut, pihak rektorat menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi dan memberi wadah seluas-luasnya bagi mahasiswa dalam menggali potensi diri. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, drg., M.Kes., Ph.D., Sp.B.M.Mf., Subsp.Ortognat.D., menyatakan bahwa pengalaman praktis di lapangan merupakan kunci utama pembentukan kedewasaan dan rasa percaya diri mahasiswa. “Mahasiswa perlu diberi ruang untuk mengeksplorasi dan mengembangkan potensinya. Pengalaman langsung di lapangan akan membentuk best practice, meningkatkan kepercayaan diri, serta membuat mahasiswa lebih matang dan bijak dalam menghadapi berbagai persoalan,” tegas Prof. Ruslin.
Tak sekadar menjadi pelaksana acara formal, organisasi kemahasiswaan ini juga didorong untuk terus berinovasi mengikuti arus zaman dan isu-isu global. Pembina UKM Protokoler Unhas, Ishaq Rahman, menekankan pentingnya terobosan baru seperti konsep green protokoler yang ramah lingkungan serta accessible protokoler yang menjunjung tinggi keadilan sosial dan kesetaraan. “Saya membayangkan ada kegiatan di Unhas di mana MC atau petugas protokolernya adalah penyandang disabilitas. Keprotokoleran harus terus berkembang secara inovatif, adaptif, dan menempatkan aksesibilitas sebagai bagian penting dalam setiap penyelenggaraan acara,” ujar Ishaq.
Kegiatan Pro Spek #2 yang mengusung tema “Communicate with Confidence, Create with Purpose” ini turut membekali para peserta dengan literasi digital modern melalui sesi materi public speaking dan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam komunikasi publik. Hadir sebagai pemateri utama, Siti Ramadana dan Rois Surya membagikan wawasan mendalam mengenai strategi komunikasi era digital di hadapan 164 calon anggota terpilih yang mengikuti tahapan ini secara langsung.
Turut hadir mendampingi jalannya acara, Kepala Subdirektorat Penyiapan Karir Direktorat Kemahasiswaan Unhas, Burhan Kadir, S.S., M.A. Kehadiran jajaran pimpinan dan pembina ini makin mempertegas posisi Unhas sebagai kampus yang senantiasa membuka panggung luas bagi lahirnya talenta-talenta muda yang percaya diri, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. (beby)
















