NETSULSEL | Makassar, Situasi keamanan di kawasan Jalan Abubakar Lambogo (Ablam), dekat area jembatan, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, kembali mencekam. Konflik antarkelompok warga yang sempat mereda usai diredakan aparat kepolisian pada Kamis malam, kembali pecah dan berlanjut hingga subuh hingga Jumat pagi ini.
Berdasarkan informasi di lapangan, ketegangan mulai memuncak sejak Selepas Maghrib, Kamis (15/10), yang melibatkan aksi saling serang menggunakan batu, petasan, hingga atribut provokasi lainnya antar-kelompok bertetangga (seperti kelompok Jor-joran dan Loner). Aparat kepolisian dari Polsek Makassar dibantu personel pengamanan sempat bergerak cepat ke lokasi dan berhasil meredakan situasi sekitar pukul 20.00 Wita, di mana arus lalu lintas sempat dipulihkan.
Kendati demikian, keamanan tidak bertahan lama. Memasuki waktu subuh hingga menjelang pagi ini, bentrokan susulan kembali meletus dengan eskalasi yang lebih tinggi. Warga melaporkan bahwa sekelompok orang yang diduga berasal dari luar kawasan Ablam mendadak datang dan melakukan penyerangan ke wilayah tersebut.
”Tadi malam sebenarnya sudah sempat bubar dan diredakan sama polisi yang berjaga. Tapi subuh tadi, tiba-tiba ada lagi massa dari luar yang datang menyerang masuk ke kawasan jembatan Ablam,” ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Akibat serangan susulan di pagi hari ini, suasana di sekitar Jalan Ablam kembali tegang. Pecahan batu sisa lemparan tampak berserakan di badan jalan, sementara aktivitas warga serta arus lalu lintas di sekitar lokasi kembali lumpuh dan terganggu karena para pengendara memilih menghindari jalur tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dikabarkan telah kembali mengerahkan personel tambahan ke lokasi kejadian untuk melakukan penyisiran, membubarkan massa, serta meredam potensi perang kelompok susulan jilid dua. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai jumlah korban jiwa maupun total kerusakan material akibat bentrokan beruntun dari malam hingga pagi ini. (ita/syam)
















