​PNUP Gaspol Perkuat Ormawa, Gandeng Direktur Kemahasiswaan Unhas Demi Prestasi Nasional

Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) secara tegas menunjukkan komitmennya dalam mencetak kader-kader pemimpin masa depan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui ajang bergengsi Workshop Organisasi Mahasiswa (Ormawa) PNUP 2026 yang digelar di Hotel Arthama Makassar, kampus vokasi ini menggebrak dengan menghadirkan para tokoh kemahasiswaan nasional dari Universitas Hasanuddin (Unhas).

NETSULSEL | Makassar, Dunia kemahasiswaan vokasi di Sulawesi Selatan kembali mencatatkan langkah progresif. Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) secara tegas menunjukkan komitmennya dalam mencetak kader-kader pemimpin masa depan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui ajang bergengsi Workshop Organisasi Mahasiswa (Ormawa) PNUP 2026 yang digelar di Hotel Arthama Makassar, kampus vokasi ini menggebrak dengan menghadirkan para tokoh kemahasiswaan nasional dari Universitas Hasanuddin (Unhas).

​Selama tiga hari penuh, mulai tanggal 16 hingga 18 Oktober 2026, sebanyak 27 Pembina Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) digembleng dengan materi-materi strategis yang dibawakan langsung oleh pakar-pakar berpengalaman, di antaranya Prof. Dr. Ir. H. Nasaruddin Salam, M.T., dan Direktur Kemahasiswaan Unhas, Prof. Dr. Ir. Suhasman, S.Hut., M.Si., IPM.

​Sinergi Erat: Kunci Tembus Pendanaan Nasional

​Puncak penutupan materi workshop yang berlangsung pada Minggu malam (17/10) menjadi momen paling ditunggu-tunggu. Mengusung tema “Sinergi Pembina-Pengurus Ormawa Dalam Menjalankan Program Belmawa”, sesi ini membakar semangat para peserta untuk mengubah orientasi organisasi mahasiswa dari sekadar rutinitas internal kampus menjadi motor penggerak pembangunan masyarakat.

​Dalam pemaparannya, Direktur Kemahasiswaan Unhas, Prof. Suhasman, memberikan penegasan sekaligus motivasi kuat agar proposal program kreativitas mahasiswa dapat menembus panggung nasional.

​”Kalau mau proposal PPK Ormawa tembus nasional, kuncinya satu: SINERGI. Pembina jangan lepas tangan, Pengurus jangan jalan sendiri. Ormawa itu motor perubahan desa!” ucap Prof. Suhasman di hadapan para peserta yang antusias.

Tiga Pilar Krusial: Dari Dana Desa hingga Keselamatan Kegiatan

​Workshop intensif ini tidak sekadar memberikan teori kepemimpinan, melainkan mengupas tuntas tiga hal krusial yang langsung menyentuh operasional lembaga kemahasiswaan di lapangan:

  1. ​PPK Ormawa & Abdidaya: Strategi komprehensif agar pendanaan pengabdian masyarakat dari kementerian bisa diraih dan turun langsung untuk dikelola oleh mahasiswa PNUP.
  2. ​Keselamatan Kegiatan (Zero Accident): Standar operasional prosedur (SOP) yang ketat untuk memastikan setiap kegiatan luar kampus menjamin keselamatan fisik maupun psikologis mahasiswa.
  3. ​Kaderisasi Anti Putus: Pemetaan sistem regenerasi berkelanjutan untuk mencegah terputusnya estafet kepemimpinan atau fenomena lost generation di lingkup HMJ dan UKM.

​Wakil Direktur 1 PNUP, Prof. Ir. Ahmad Rizal Sultan, S.T., M.T., Ph.D., menegaskan bahwa sudah saatnya Ormawa PNUP naik kelas. Organisasi mahasiswa tidak boleh lagi dipandang sebelah mata sebagai tempat berkumpul biasa, melainkan wadah strategis yang melahirkan inovasi nyata bagi pemberdayaan masyarakat luas.

​Rangkaian workshop inspiratif ini akhirnya ditutup dengan pembacaan komitmen bersama yang menggelorakan semangat seluruh civitas akademika: (kiki)