Nyala Api Harapan dari Lanca: Saat Warga Bone Bersatu Kobarkan Perang Melawan Narkoba

Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone berhasil menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam satu barisan pertahanan yang kokoh. Dari pengurus pusat, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, Kepala Desa Lanca, hingga Pimpinan Pondok Pesantren Darul Lappae bersama para santrinya, duduk bersama merajut komitmen demi menjaga generasi muda tetap bersih dan berdaya.

NETSULSEL | Bone, Malam di kawasan wisata Permandian Lanca, Desa Lanca, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, mendadak berubah menjadi saksi bisu sebuah gerakan moral yang luar biasa. Di bawah langit malam akhir Oktober 2026, bukan sekadar angin sejuk yang berhembus, melainkan semangat membara untuk menyelamatkan masa depan bangsa dari jerat kelam narkotika.

​Melalui ajang Kemah Anti Narkoba, Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone berhasil menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam satu barisan pertahanan yang kokoh. Dari pengurus pusat, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, Kepala Desa Lanca, hingga Pimpinan Pondok Pesantren Darul Lappae bersama para santrinya, duduk bersama merajut komitmen demi menjaga generasi muda tetap bersih dan berdaya.

​Perjuangan Dimulai dari Rumah: Benteng Pertahanan Pertama
​Ancaman narkoba bukanlah sekadar urusan jeruji besi atau penegakan hukum semata. Ini adalah persoalan kemanusiaan yang membutuhkan kepedulian dari akar rumput. Ketua Forbes Anti Narkoba Bone, Andi Singkeru Rukka, menegaskan bahwa perlawanan paling tangguh justru harus dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat: diri sendiri dan keluarga.

​“Melawan narkoba harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, tetangga, dan wilayah kita masing-masing. Jangan menunggu orang lain bergerak. Kita semua punya tanggung jawab menjaga lingkungan agar terbebas dari narkoba,” dengan tegas ia mengingatkan.

​Pesan ini menyadarkan kita bahwa kepedulian terhadap pergaulan anak, kepekaan terhadap perubahan di lingkungan sekitar, serta keberanian untuk saling mengingatkan adalah bentuk pahlawan masa kini yang sesungguhnya.

​Merajut Kebersamaan dalam Ikrar dan Kehangatan
​Gerakan moral ini tidak berhenti pada seremonial belaka. Dipimpin oleh Ketua I Forbes Anti Narkoba Bone, Syamsuddin, seluruh peserta dengan lantang mengikrarkan sumpah bersama untuk menolak dan memerangi narkotika di lingkungan masing-masing. Ikrar ini menjadi simbol bahwa tekad warga Bone tidak mudah goyah.

​Menariknya, semangat perlawanan ini dirangkum dalam balutan kebersamaan yang hangat. Melalui kegiatan selingan seperti lomba domino silaturahmi, sekat-sekat formal antara aparat, tokoh agama, pengurus organisasi, dan masyarakat melebur begitu saja. Pesannya jelas: perang melawan narkoba membutuhkan kedekatan emosional dan komunikasi yang erat di tengah masyarakat.

​Menjaga Warisan Generasi, Menyalakan Asa Sumpah Pemuda
Mengusung semangat persatuan yang berakar dari momentum Hari Sumpah Pemuda 2026, kegiatan di Permandian Lanca ini menjadi pengingat berharga bagi kita semua. Bahwa masa depan gemilang tidak akan pernah tercapai jika generasi mudanya terbelenggu oleh narkoba.

​Dari tanah Bone, sebuah pesan terang benderang telah dipancarkan: kepedulian bukanlah pilihan, melainkan kewajiban bersama. Lingkungan yang aman dan sehat hanya akan terwujud ketika hati setiap individu terpanggil untuk saling menjaga.