Darmawangsyah Dilantik Jadi Bupati Gowa, Kursi Wakil Bupati Kode Jatah Ponakan Husniah Talenrang

Kursi kosong Wakil Bupati Gowa, kuat disebut akan diisi ponakan Husniah Talerrang sendiri. Farah Putri Nahlia

​NETSULSEL | Makassar,  Peta politik di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, resmi memasuki babak baru. Darmawangsyah Muin secara resmi dilantik sebagai Bupati Gowa definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030 di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan Aula Asta Cita, pada Selasa, 28 Oktober 2026 oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

​Pelantikan ini menandai transisi kepemimpinan pasca-berakhirnya masa jabatan Sitti Husniah Talenrang yang secara resmi diberhentikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per 14 Oktober 2026 menyusul proses pemakzulan melalui penggunaan hak angket oleh DPRD Kabupaten Gowa.

​Kursi Wakil Bupati Kosong dan Mekanisme Pengisian

​Dengan naiknya Darmawangsyah Muin mengisi kursi nomor satu di Kabupaten Gowa, posisi Wakil Bupati Gowa saat ini mengalami kekosongan.

​Berdasarkan ketentuan yang berlaku serta keterangan pimpinan DPRD Gowa, proses pengisian posisi wakil bupati baru akan diproses setelah pelantikan bupati definitif rampung. Mekanisme pengisian jabatan tersebut nantinya harus melalui pengusulan dua nama oleh gabungan partai politik pengusung yang melibatkan koalisi seperti PAN dan Gerindra—untuk kemudian dipilih melalui rapat paripurna DPRD Gowa.

“Pembahasan mengenai nama calon wakil bupati yang baru tentu baru akan diproses setelah pelantikan bupati definitif ini selesai. Sesuai mekanisme, pengisian posisi tersebut akan melalui pengusulan dua nama oleh gabungan partai politik pengusung di mana PAN dan Gerindra berada di dalamnya untuk kemudian dipilih secara demokratis dalam rapat paripurna DPRD Gowa.” ungkap Hasril Abdul Radjab, salah satu pimpinan DPRD Kab. Gowa.

​Beri Sinyal Jatah PAN, Nama Farah Puteri Nahlia Mencuat
​Di tengah dinamika transisi kepemimpinan ini, Bupati Gowa yang baru, Darmawangsyah Muin, memberikan sinyal politik bahwa sisa kursi wakil bupati tersebut diarahkan menjadi jatah dari Partai Amanat Nasional (PAN). Partai dari Husniah Talenrang yang membawanya menjadi seorang Legislator dan Bupati

​Menariknya, sorotan langsung mengarah pada figur politisi muda PAN yang juga merupakan anggota DPR-RI dari Fraksi PAN, Farah Puteri Nahlia. Nama keponakan dari Sitti Husniah Talenrang sekaligus putri dari Komjen Pol. (Purn) Mohammad Fadil Imran ini santer diperbincangkan karena posisi strategis dan pengaruh kuat keluarganya di kancah politik lokal Gowa.

Ini juga untuk meredam kekecewaan Partai PAN sebagai salah satu partai pengusung kemarin saat berpasangan dengan Husniah Talenrang. Kendati demikian, penetapan resmi siapa figur yang akan mendampingi Darmawangsyah Muin tetap harus menunggu kesepakatan final dari koalisi partai pengusung. (baba)