Perbaikan Jalan dan Drainase Pongtiku Makassar, Bukti Respons Cepat Pemkot Wujudkan Aspirasi Warga

langkah proaktif Pemerintah Kota Makassar. Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), Pemkot Makassar bergerak cepat merespons aspirasi masyarakat dengan menghadirkan proyek perbaikan jalan dan saluran drainase terpadu yang membawa angin segar bagi perubahan wajah pemukiman mereka.

NETSULSEL | Makassar,  ​Keinginan warga Jalan Pongtiku, khususnya di kawasan Lorong 28, untuk menikmati infrastruktur lingkungan yang lebih aman dan nyaman kini mulai menjadi kenyataan berkat langkah proaktif Pemerintah Kota Makassar. Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), Pemkot Makassar bergerak cepat merespons aspirasi masyarakat dengan menghadirkan proyek perbaikan jalan dan saluran drainase terpadu yang membawa angin segar bagi perubahan wajah pemukiman mereka.

​Kepala Bidang Drainase Dinas PU Kota Makassar, Luqmanul Hakim, menjelaskan bahwa seluruh pengerjaan ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah dalam menerjemahkan arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk selalu memprioritaskan kebutuhan riil warga di lorong-lorong. “Ini merupakan bagian dari upaya merespons aspirasi warga. Saat ini pekerjaan sudah berjalan, termasuk penggalian dan penataan paving sesuai mekanisme yang berlaku,” jelas Luqmanul, Kamis (29/10/2026).

​Dalam praktiknya, proyek ini dirancang secara terukur dengan tahapan yang matang demi hasil jangka panjang, termasuk persiapan pemasangan beton pracetak atau U-Ditch di Lorong 26 dan 28 setelah material pendukung tiba. Dinas PU menyadari bahwa proses penggalian awal sempat menimbulkan sedikit ketidaknyamanan bagi aktivitas harian warga, namun hal tersebut dipastikan berjalan sesuai koridor kontrak dan jadwal teknis yang ketat. “Pelaksanaan pekerjaan mengacu pada waktu dan tahapan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Karena itu, proses penggalian yang terlihat di lapangan merupakan bagian dari tahapan pekerjaan yang belum seluruhnya rampung,” tuturnya.

​Tidak hanya berfokus pada kecepatan fisik bangunan, Pemkot Makassar juga menaruh perhatian penuh pada aspek kenyamanan dan keselamatan warga selama masa konstruksi berlangsung. Koordinasi intensif terus dijalin bersama pihak pelaksana agar aktivitas masyarakat tidak terganggu secara signifikan dan dampak lingkungan dapat diminimalisasi dengan baik. “Tentu, aspek keselamatan dan kenyamanan warga juga menjadi perhatian selama proses pengerjaan berlangsung, sehingga dampak pekerjaan terhadap aktivitas masyarakat dapat kami antisipasi,” ungkapnya.

​Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat, pembenahan infrastruktur ini diharapkan tidak hanya mengatasi persoalan genangan dan jalan rusak, tetapi juga mempererat jalinan kebersamaan dalam membangun kota. “Di sisi lain, masukan dan aspirasi warga tetap menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan lingkungan di Kota Makassar,” tutup Luqmanul, memberikan inspirasi bahwa perubahan besar selalu berawal dari kepedulian yang didengar dan ditindaklanjuti. (kiki)