Makassar Sunday Market Resmi Diluncurkan, Surga Belanja Baru UMKM di HUT ke-419 Makassar

Pemerintah Kota Makassar secara resmi menghadirkan Makassar Sunday Market 2026, sebuah ruang publik baru yang dirancang untuk merangkul dan memberdayakan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar bisa lebih dekat dengan masyarakat luas.

NETSULSEL | Makassar, Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar, suasana hangat terasa di Anjungan Tugu MNEK, Jalan Metro Tanjung Bunga, Minggu (1/11/2026). Pemerintah Kota Makassar secara resmi menghadirkan Makassar Sunday Market 2026, sebuah ruang publik baru yang dirancang untuk merangkul dan memberdayakan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar bisa lebih dekat dengan masyarakat luas.

​Dalam peluncuran perdana ini, sebanyak 31 tenant UMKM hasil kurasi tampil memikat dengan produk unggulan mereka yang memadukan fesyen, kuliner, dan kriya. Hal ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha yang biasanya hanya berjualan secara daring atau mengandalkan sistem pre-order (PO), kini bisa menyapa langsung para pembeli. Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, mengungkapkan antusiasmenya, “Ini menjadi salah satu keunikan Sunday Market. Ada produk yang biasanya harus melalui PO, tetapi di sini bisa langsung dibeli. Ada juga pelaku usaha yang selama ini hanya berjualan online, sekarang bisa hadir secara offline dan berinteraksi langsung dengan pembeli.”

​Terinspirasi dari pasar akhir pekan di luar negeri seperti Melbourne, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, yang hadir bersama Ketua TP PKK Melinda Akda, melihat peluang besar untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang saling menguatkan. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar transaksi jual beli, melainkan wadah interaksi sosial yang hangat bagi warga kota.

“Sunday Market program yang kami canangkan untuk pemberdayaan UMKM. Ini bukan hanya tempat untuk jual beli, tetapi juga ruang interaksi yang bisa kita bangun. Bagaimana Sunday Market menjadi tempat masyarakat berkumpul, berbelanja, menikmati kuliner, sekaligus menemukan berbagai produk unik dan kreatif,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Appi tersebut.

​Melihat antusiasme yang tinggi, Pemkot Makassar berencana menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin mingguan dengan konsep penataan yang semakin nyaman ke depannya. Appi bahkan mendorong agar lapak pedagang ditata lebih terintegrasi agar kebersamaan dan kenyamanan pengunjung semakin terjaga.

“Kalau bisa, kegiatan ini berjalan setiap minggu. Konsepnya juga kita benahi, tidak perlu lagi tenda satu-satu, tetapi satu tenda besar dengan lapak-lapak di dalamnya supaya orang bisa berinteraksi lebih baik,” tambahnya dengan penuh optimisme.

​Dengan memanfaatkan kawasan ikonik Anjungan Pantai Losari, kehadiran Sunday Market diharapkan tidak hanya mempercantik wajah pariwisata kota, tetapi juga mendongkrak kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Achmad Hendra Hakamuddin menambahkan bahwa ruang publik ini kini memiliki denyut kehidupan baru yang siap memikat wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Tentu, selain kenyamanan, keamanan, dan ketertiban, perlu ada aktivitas di dalamnya yang menambah daya tarik bagi masyarakat lokal, wisatawan nusantara, maupun wisatawan mancanegara,” tutupnya, menandai dimulainya lembaran baru ekonomi kerakyatan di Makassar. (baba)