Bantuan Brasil Atasi Karhutla Indonesia, Cairan Khusus Sukses Diuji Coba di Kalimantan dan Sumatera

ilustrasi upaya pemadaman di Daerah Suamtera (foto: RRI)

NETSULSEL | Jakarta, Pemerintah Indonesia kembali memperkuat strategi penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui langkah inovatif. Kali ini, Indonesia menggandeng pemerintah Brasil untuk menguji coba teknologi pemadaman mutakhir berupa cairan khusus yang diklaim sangat efektif meredam api di lahan gambut dan hutan tropis.

​Teknologi pemadaman berbasis cairan inovatif asal Negeri Samba tersebut telah melalui tahap uji coba lapangan di sejumlah titik rawan karhutla di Pulau Kalimantan dan Sumatera. Hasilnya pun diklaim memuaskan dan dinilai menjadi solusi alternatif yang lebih cepat serta ramah lingkungan dibandingkan metode konvensional.

​Cairan khusus yang dibawa oleh tim ahli Brasil ini bekerja dengan cara mengikat molekul air lebih lama pada bahan bakar (vegetasi) serta mendinginkan titik api secara instan. Formula kimia unik tersebut dirancang khusus untuk meresap ke dalam bara api di dalam tanah gambut yang selama ini dikenal sangat sulit dipadamkan hanya dengan air biasa.

​Kolaborasi bilateral ini bermula dari keprihatinan mendalam atas ancaman perubahan iklim dan dampak asap lintas batas yang kerap merugikan kesehatan serta perekonomian. Dengan dukungan teknologi dari Brasil, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama instansi terkait berharap siklus tahunan karhutla dapat ditekan secara signifikan, terutama dalam menghadapi musim kemarau panjang.

​Keunggulan utama dari cairan penumpas api ini terletak pada efisiensinya yang tinggi. Hanya dengan volume air yang lebih sedikit, cairan tersebut mampu menghasilkan efek pemadaman yang jauh lebih luas dan mencegah api menyala kembali (re-ignition). Selain itu, komponen bahan yang digunakan dipastikan aman bagi ekosistem flora dan fauna lokal sehingga tidak merusak unsur hara tanah.

​Melalui keberhasilan uji coba di Kalimantan dan Sumatera ini, pemerintah berencana untuk mengintegrasikan teknologi cairan pemadaman asal Brasil tersebut ke dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan darurat karhutla nasional. Langkah taktis ini diharapkan mampu melindungi hutan Indonesia sekaligus menjaga komitmen global dalam menurunkan emisi gas rumah kaca akibat kebakaran hutan.(kiki)