Gandeng PT Semen Tonasa, Unhas Dobrak Batas Riset Demi Industri Berkelanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat

Universitas Hasanuddin (Unhas) dan PT Semen Tonasa memperkuat kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Rapat Rektor Unhas, Makassar, Senin (3/8/2026). Sinergi ini menjadi bukti nyata komitmen kedua lembaga dalam menghadirkan teknologi ramah lingkungan, penguatan pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

NETSULSEL | ​Makassar, Di tengah arus perubahan zaman yang menuntut efisiensi dan kelestarian alam, riset akademis tidak lagi boleh tersimpan rapi sebagai dokumen di atas meja perpustakaan. Semangat untuk menyeberangkan inovasi dari meja laboratorium menuju realitas industri inilah yang melandasi Universitas Hasanuddin (Unhas) dan PT Semen Tonasa memperkuat kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Rapat Rektor Unhas, Makassar, Senin (3/8/2026). Sinergi ini menjadi bukti nyata komitmen kedua lembaga dalam menghadirkan teknologi ramah lingkungan, penguatan pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

​Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menegaskan bahwa peran perguruan tinggi saat ini adalah menjadi motor penggerak solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi sektor industri dan masyarakat. Kolaborasi ini tidak hanya mencakup riset ekologi dan lingkungan, tetapi juga program konkret seperti penyaluran beasiswa bagi pemuda berprestasi di wilayah Ring 1 PT Semen Tonasa serta pengembangan riset pemuliaan Ayam Alope Unhas di kawasan Pangkep. Langkah multidimensi ini dirancang untuk memastikan keberadaan industri dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat sekitar.

​”Kerja sama inovasi sangat penting. Tidak ada negara yang mampu mencapai pertumbuhan ekonomi tanpa inovasi. Karena itu, universitas harus hadir melalui riset yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. JJ dengan optimis.

​Sambutan hangat atas penguatan sinergi ini juga datang dari pihak industri yang berkomitmen penuh dalam menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kelestarian lingkungan hidup. Direktur Utama PT Semen Tonasa, H. Anies, S.E., M.M., mengungkapkan bahwa kemitraan ini merupakan langkah maju untuk memperluas dampak positif perusahaan, mulai dari pendampingan penghijauan, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, hingga inovasi ekologi yang terintegrasi.

​”Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari sinergi yang selama ini telah terbangun. Ke depan, kami ingin memperluas kolaborasi tidak hanya pada bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi industri, lingkungan, dan masyarakat,” ungkap Anies.

​Inisiatif kolaboratif ini menjadi pilar penting dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Lewat perpaduan antara kepakaran akademis Unhas dan kekuatan operasional PT Semen Tonasa, kolaborasi ini memancarkan harapan baru bahwa kemajuan industri dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan selaras, menginspirasi lahirnya peradaban industri berbasis sains yang lebih humanis dan berwawasan lingkungan di Sulawesi Selatan.(qas)