NETSULSEL | Makassar, Musibah kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Tradisional Pa’baeng-baeng, Kota Makassar, pada Rabu dini hari. Si jago merah mengamuk dan menghanguskan puluhan lapak pedagang yang berada di area dalam pasar.
Kepanikan sempat mewarnai lokasi kejadian saat api pertama kali berkobar. Sejumlah pedagang yang berada di lokasi berhamburan menyelamatkan barang dagangan seadanya, sementara angin kencang membuat kobaran api kian cepat membesar dan merembet ke lapak-lapak di sekitarnya.
Menurut keterangan warga sekitar, titik api diduga muncul dari salah satu lapak di bagian tengah pasar. Banyaknya material yang mudah terbakar, seperti papan kayu, terpal, serta barang dagangan kering, membuat api dengan mudah menguasai bangunan pasar dalam waktu singkat.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar yang menerima laporan bergerak cepat dengan menerjunkan belasan unit armada damkar beserta puluhan personel ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.
Proses pemadaman sempat terkendala oleh sempitnya lorong-lorong pasar dan akses jalan yang dipadati warga. Namun, berkat kesigapan petugas di lapangan, api berhasil dilokalisasi agar tidak meluas ke area pemukiman warga di sekitar pasar.
Setelah berjuang selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk menyisir sisa-sisa titik api yang masih berpotensi menyala kembali.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Kendati demikian, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah akibat puluhan lapak dan barang dagangan milik warga yang ludes tak tersisa.
Pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti awal munculnya titik api. (syam)

















