NETSULSEL | Bandung, Tingkat kebiadaban Taufik Hidayat (TH) tampaknya benar-benar sudah di luar batas nalar manusia sehat. Di saat korban, YTR (29), harus melewati hari-hari penuh siksaan, disekap selama tiga tahun hingga mengalami cacat ditubuhnya, Taufik justru masih sempat-sempatnya bersenang-senang dan memuaskan nafsu bejatnya dengan wanita lain.
Fakta memuakkan ini dibongkar oleh Polda Jawa Barat setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan kelakuan Taufik beredar luas di media sosial. Bukannya bertobat atau merasa bersalah atas penderitaan batin dan fisik YTR yang ia kurung bak binatang, Taufik malah asyik berselingkuh.
Selingan Menjijikkan di Tengah Penyiksaan Korban
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengonfirmasi bahwa aksi check-in hotel yang dilakukan Taufik terjadi saat YTR masih dalam kondisi tersekap dan tak berdaya. Polisi bahkan secara blak-blakan menyebut kelakuan TH ini sebagai “selingan” di tengah aksi sadisnya.
”Tentu saja ini selingan yang dia lakukan selama melakukan penyekapan dan penganiayaan berat kepada korban,” ujar Hendra dengan tegas di Mapolda Jabar.
Penderitaan YTR yang kehilangan kebebasan, masa muda, hingga fungsi tubuhnya akibat dianiaya selama 3 tahun, seolah tidak ada harganya bagi Taufik. Lewat aplikasi kencan, Taufik mencari wanita lain, menyewa kamar hotel, dan berhubungan badan di sana.
Mirisnya, hubungan Taufik dengan wanita selingkatannya itu renggang hanya karena masalah sepele: si wanita ingin pulang cepat. Sementara itu, YTR yang ingin pulang ke keluarganya justru dirampas haknya selama bertahun-tahun hingga cacat.
Mengaku Lupa Waktu, Diduga Kabur dan Ngutang
Seolah ingin lepas tangan dan meminimalisir dosanya, Taufik menggunakan jurus “lupa” saat diinterogasi penyidik mengenai detail waktu perzinahannya tersebut.
Alibi Taufik: Mengaku lupa tanggal dan jam kejadian saat check-in.
Fakta Lapangan: Rekaman CCTV dengan jelas menunjukkan wajah Taufik tanpa bisa mengelak.
Tidak sampai di situ, tabiat buruk Taufik diduga tidak hanya sebatas penganiaya dan peselingkuh. Polisi saat ini juga tengah mendalami laporan bahwa Taufik nekat menggondol HP milik wanita selingkuhannya tersebut dan kabur dari hotel tanpa membayar biaya sewa kamar alias ngutang.
Kini, masyarakat hanya bisa mengawal kasus ini dengan penuh rasa dongkol, berharap penegak hukum memberikan hukuman yang seberat-beratnya bagi Taufik Hidayat—manusia yang tega merusak hidup YTR demi kesenangan sesaatnya sendiri.(ita)





