
NETSULSEL | Bulukumba, Kemeriahan laga puncak yang mempertemukan Argentina dan Spanyol tidak hanya membakar semangat para pecinta sepak bola di Kabupaten Bulukumba, tetapi juga memutar roda perekonomian daerah. Gelaran Nonton Bareng (Nobar) massal di Lapangan Pemuda yang dihadiri puluhan ribu warga dini hari tadi menuai pujian hangat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian serta Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Thohir.

Apresiasi tersebut datang secara mengejutkan melalui pesan WhatsApp yang diterima langsung oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf (Andi Utta), di tengah-tengah riuhnya pertandingan antara Lionel Messi dan Lamine Yamal.
“Luar biasa, terima kasih Pak Bupati, telah memfasilitasi UMKM,” bunyi pesan Mendagri Tito Karnavian yang dibacakan oleh Andi Utta.
Mendagri menekankan bahwa langkah Pemkab Bulukumba selaras dengan Surat Edaran Kemendagri yang menginstruksikan pemerintah daerah untuk aktif menghidupkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dari Layar Raksasa hingga Perputaran Ekonomi
Dianggap sebagai salah satu ajang nobar terbesar dan termegah di Indonesia, acara ini memadukan gengsi olahraga kelas dunia dengan stimulus ekonomi nyata:
- Inovasi Pemanfaatan Ruang Publik: Dukungan penuh dari visual udara (drone) memperlihatkan lautan manusia yang memadati Lapangan Pemuda. Ide inovatif Pemkab Bulukumba ini dinilai sukses menghadirkan hiburan rakyat sekaligus ruang usaha yang produktif.
- Inisiatif Kupon Belanja UMKM: Untuk memicu transaksi, panitia membagikan 2.000 kupon belanja bernilai Rp15.000 per kupon. Langkah ini langsung menyalakan aktivitas jual beli di puluhan stan kuliner lokal yang memadati area sekitar.
- Dampak Lintas Daerah: Antusiasme tidak hanya datang dari warga lokal, melainkan juga masyarakat dari kabupaten tetangga yang berbondong-bondong memadati lokasi sejak Minggu malam.
Pesta Bola yang Menghidupkan Pasar
Bagi masyarakat Bulukumba, malam final ini bukan sekadar penentuan juara di lapangan hijau, melainkan simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan. Pemanfaatan momen olahraga berskala internasional yang dikemas secara kreatif terbukti menjadi formula ampuh: menjaga semangat olahraga tetap membara, sembari memastikan dapur pedagang kecil terus ngebul. (ita)













