
NETSULSEL | Makassar, Warga di sekitar Jalan Cendrawasih 4, Lingkungan Unggas, Kecamatan Mariso, Kota Makassar mendadak geger. Sesosok mayat perempuan ditemukan terbujur kaku di kawasan tersebut pada Selasa malam (7/7/2026).
Guna mengungkap tabir di balik kematian korban, Tim Forensik Kedokteran Polisi (Dokpol) dan Bidang Kedokteran Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan langsung diterjunkan ke lokasi untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) aspek medik sekitar pukul 19.05 WITA.
Perburuan Bukti Melalui Scientific Crime Identification
Suasana di lokasi penemuan sempat mencekam saat garis polisi dibentangkan. Korps baju cokelat bergerak cepat melakukan investigasi ilmiah demi mengumpulkan rekam jejak yang tertinggal di sekitar jasad korban.
Sinergi Tim, Olah TKP dilakukan secara ketat melalui metode Scientific Crime Identification.
Kolaborasi Lapangan, Tim Biddokkes Polda Sulsel bergerak bersama Satreskrim Polsek Mariso dan tim INAFIS Polrestabes Makassar.
Fokus Pemeriksaan, Menyisir area sekitar jasad untuk mencari petunjuk fisik, tanda-tanda kekerasan, maupun barang bukti penunjang.
”Kami lakukan olah TKP aspek medik secara ilmiah bersama unsur kepolisian lain. Jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lanjut sesuai permintaan penyidik,” tegas Ipda Sultan, Katim Biddokkes Dokpol Polda Sulsel di lokasi kejadian.
Jasad Dievakuasi ke RS Bhayangkara, Penyebab Kematian Masih Teka-teki
Kapolsek Mariso, Kompol Aris, membenarkan adanya peristiwa yang menggenjot tensi warga Mariso tersebut. “Betul ada temuan mayat berjenis kelamin perempuan,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Usai proses sterilisasi dan pemeriksaan di lapangan rampung, jasad perempuan tersebut langsung dilarikan menuju Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Makassar.
Langkah autopsi dan pemeriksaan medikolegal ini diambil sebagai prosedur krusial untuk memastikan identitas korban secara akurat serta mengumpulkan bukti-bukti forensik yang transparan guna mengetahui apakah ada unsur tindak pidana di balik kematian ini.
Hingga berita ini diturunkan, pihak penyidik kepolisian masih bungkam terkait detail kondisi fisik korban dan terus bekerja ekstra mendalami identitas serta kronologi kejadian untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.(ita.Syansul)















