Korban Tragedi Kebakaran di Paccerakkang Daya, Seorang Pemulung Penyandang Disabilitas.

Jenasah korban yang terjebak dalam kebakaran hebat di paccerakang Gowa saat dievakuasi ke RS.

NETSULSEL | Makassar, Tragedi kebakaran empat rumah warga dikawasan jl.Paccerakkang Daya, Kecamatan Biringkanaya Kota Makassara dinihari tadi malam menyisakan rasa duka yang begitu mendalam, bagi keluarga yang menempati empat rumah tersebut. Tak hanya mereka mengalami kerugian materi karena harus kehilangan tempat tinggal, mereka juga kehilangan kerabat yang tak sempat menyelamatkan diri saat rumahnya terbakar.

Korban bernama Yusran usia, terjebak didalam kamarnya saat kebakaran tersebut terjadi. Ia tak mampu menyelamatkan diri seperti penghuni rumah yang lain karena selain sakit, Yusran juga penyandang disabilitas. Yusran mengalami cacat fisik pada kaki dimana setiap melangkah jalannya lambat dan pincang.

Menurut tetangganya Hasrul, karena kondisi sakit Yusran selama beberapa hari sedang beristirahat dikamar.

“sakitki memang Pak, makanya tak bisa lari waktu mulai terbakar rumah. Apalagi rumah dari kayu dan apinya cepat sekali menyebar”kata Hasrul.

Menurut Hasrul, Yusran selama ini dikenal sebagai pribadi yang bertanggung jawab atas dirinya, dia selama ini berprofesi sebagai pemulung kardus dan barang bekas lainnya.

​Api Membesar Cepat di Pemukiman Padat
Peristiwa memilukan ini terjadi saat sebagian besar warga sedang tertidur lelap. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan rumah semi-permanen yang didominasi material kayu. Kondisi bangunan yang saling berdempetan membuat si jago merah meratakan seluruh rumah hingga ke tanah dalam hitungan menit.

​Di tengah kepanikan warga yang berhamburan menyelamatkan diri, seorang penghuni rumah terjebak di dalam kepungan asap tebal dan hawa panas. Korban tidak sempat meloloskan diri hingga ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian. Saat tim damkar tiba dilokasi, mereka mengalami kesulitan memadamkan karena lokasi kejadian berada digang yang sempit sementara posisi api berada dibagian dalam yang berada ditengah pemukiman padat. Selain itu Damkar juga mengeluhkan, warga yang menonton kebakaran menimbulkan kerumunan hingga menghalangi aktifitas petugas pemadam.

Sejauh ini belum ditemukan kepastian ​penyebab kebakaran yang masih dalam penyidikan.(ita)ko