Capaian Pembelajaran Lulusan Unhas Dirancang sebagai Bukti Implementasi OBE

Implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) menuntut program studi tidak berhenti pada penyusunan kurikulum dan penetapan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Ketercapaian CPL perlu diukur secara berkala dan didukung bukti pembelajaran yang terdokumentasi setiap semester.

NETSULSEL | Makassar,  Implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) menuntut program studi tidak berhenti pada penyusunan kurikulum dan penetapan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Ketercapaian CPL perlu diukur secara berkala dan didukung bukti pembelajaran yang terdokumentasi setiap semester.

Kebutuhan tersebut merupakan fokus Workshop Pengisian dan Pengukuran CPL Program Studi Universitas Hasanuddin Tahun 2026 Batch II yang diselenggarakan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Unhas. Kegiatan ini diarahkan untuk mendampingi program studi dalam memastikan pengukuran CPL terlaksana secara konsisten sekaligus memperkuat implementasi kurikulum berbasis OBE.

Ketua LPMPP Unhas, Prof. Rini Rachmawaty, S.Kep., Ns., MN., Ph.D., menekankan bahwa pengukuran CPL perlu dilakukan pada setiap semester dan tercermin dalam portofolio mata kuliah. Portofolio tersebut menjadi bagian dari bukti bahwa proses pembelajaran telah diarahkan pada capaian yang ditetapkan dalam kurikulum.

“Pengukuran CPL juga berkaitan dengan proses penelusuran dokumen mutu akademik. Data dan dokumen tersebut diperlukan untuk melihat sejauh mana program studi telah menerapkan kurikulum berbasis OBE secara nyata,” kata Prof. Rini.

Penerapan OBE perlu dapat ditunjukkan melalui sistem, proses pembelajaran, serta bukti ketercapaian pembelajaran yang terdokumentasi. Penerapan inilah yang perlu dilakukan oleh setiap Prodi di Unhas.

Urgensi pendampingan semakin kuat karena masih terdapat program studi yang belum melakukan pengukuran CPL. Karena itu, Batch II merupakan ruang untuk melakukan penelusuran, pendampingan, dan penyelarasan praktik pengukuran agar pelaksanaannya dapat berjalan lebih konsisten di tingkat program studi.

Kegiatan ini melibatkan Ketua Program Studi jenjang S2, Spesialis, S3, dan Subspesialis, serta pendamping teknis dari masing-masing program studi. Untuk mendukung pelaksanaan teknis, setiap program studi diminta mendaftarkan satu orang tenaga administrasi program studi sebagai pendamping.

Melalui Batch II yang diselenggarakan di Hotel Unhas pada Kamis, 27 Agustus 2026 ini, LPMPP Unhas mendorong pengukuran CPL menjadi bagian rutin dari siklus pembelajaran dan penjaminan mutu akademik. Konsistensi pengukuran dan ketersediaan portofolio pembelajaran diharapkan memperkuat bukti implementasi OBE sekaligus mendukung kesiapan dokumen mutu dan akreditasi program studi.(baba)