Viral Makanan MBG Diduga Disusupi Obat Kapsul, Pihak Sekolah Minta Uji Lab Malah Diintimidasi

Unggahan media sosial yang menceritakan tentang ditemukannya obat dalam menu MBG

NETSULSEL | Makassar, Jagat media sosial dihebohkan dengan kabar tak sedap terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebuah sekolah memilih menolak pasokan makanan MBG usai siswanya menemukan objek mencurigakan berupa kapsul yang diduga obat di dalam porsi makanan yang dibagikan. Langkah tegas sekolah demi keselamatan muridnya tersebut justru berbuntut panjang.

​Kisah yang memicu keprihatinan publik ini beredar luas di berbagai platform media sosial, khususnya Facebook dan Instagram. Narasi tersebut makin menyita perhatian netizen setelah diunggah ulang oleh akun Instagram @kabarmahasiswa.id. Dalam unggahannya, akun tersebut menceritakan kronologi serta tekanan yang kini dihadapi oleh pihak sekolah usai penemuan kapsul tersebut.

​”Saat ini, ada pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengancam dan mengintimidasi sebuah sekolah di kampung saya. Bahkan mengancam akan membawa tim hukum. Hal ini dipicu oleh keputusan sekolah yang menolak pasokan MBG dari dapur mereka. Penolakan dari pihak sekolah tentu sangat beralasan,” tulis narasi yang diunggah akun tersebut.

​Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, pihak sekolah awalnya bermaksud memastikan keamanan konsumsi para siswa dengan meminta objek kapsul tersebut diuji secara resmi di laboratorium. Namun, alih-alih mendapat respons kooperatif dan penanganan transparan, sekolah justru mengeklaim menerima ancaman dari pihak penyedia atau SPPG yang bersangkutan.

​Unggahan viral itu pun langsung diserbu ribuan komentar dari warganet. Banyak netizen mengecam keras dugaan intimidasi tersebut dan mendesak dinas pendidikan serta aparat kepolisian turun tangan menelusuri penemuan benda diduga obat dalam menu makanan anak sekolah. Meski unggahan tersebut belum mencantumkan detail lokasi dan waktu kejadian secara pasti, gelombang desakan agar kualitas dan pengawasan dapur MBG diperketat terus mengalir deras di kolom komentar.

​Hingga berita ini diturunkan, tak ada pejelasan tentang lokasi kejadian, identitas sekolah dan identitas SPPG pemasok MBG tersebut. Hanya unggahan ini terus dibagikan ulang oleh ribuan pengguna media sosial. Publik kini menantikan klarifikasi resmi dari instansi terkait maupun penanggung jawab program MBG guna memastikan kebenaran peristiwa dan menjamin keamanan konsumsi bagi para siswa. (baba)