NETSULSEL | GOwa, Sungguh apes nasib ALF (34), Perempuan Asal Kabupaten Gowa. Maksud hati ingin pesta pora merayakan ulang tahunnya sambil dandan cetar di hotel ber-AC, eh yang datang bukannya kue tambahan, malah rombongan Resmob Polda Sulsel dan Polresta Gowa. Pesta tiup lilin pun mendadak berubah jadi ajang tiup peluit penggerebekan!
”Betul banget, Pak! Kami berhasil memborgol emak-emak sakti ini. Ndak tanggung-tanggung, 21 unit mobil rental sukses dia bikin ‘pindah alam’,” celetuk Panit 2 Resmob Polda Sulsel, Ipda Muhammad Abel PM, sambil menggeleng-gelengkan kepala.
ALF diciduk Jumat (12/9) malam di kawasan Rappocini, Makassar. Momen yang harusnya penuh tawa “Happy Birthday” seketika senyap saat polisi menyodorkan surat penangkapan. Mantap betul surprise ulang tahunnya!
Modus ‘Proyek Dapur’ Berujung Proyek Penggadaian
Usut punya usut, dongeng kelam ini dimulai sejak Juni 2025. Syahdan, ALF datang sok keren menyewa armada mobil buat operasional proyek dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gowa dan Makassar. Mulanya manis bak martabak cokelat, uang sewa lancar. Tapi masuk bulan Desember 2025, setan kepepet modal mulai bisik-bisik di telinganya.
Dengan bisikan romantis dari (mantan) suaminya yang bernama Irfan, ALF nekat bikin jurus sulap, mobil rental yang disewa, lalu dilempar masuk ke pegadaian bodong!
Biar operasinya makin mulus bagai perosotan TK, ALF merangkul kawan seperguruan bernama Heru. Dari si Heru inilah keluar STNK dan BPKB “ajaib” alias palsu, seharga Rp13-15 juta sepasang. Tak stop di situ, temannya yang lain bernama Eva ikut jadi ‘biang kerok’ dengan mengenalkan ALF ke Irwan di Bantaeng, sang penampung mobil-mobil ‘panas’ tersebut.
Pajero sampai Zenix Lenyap, Korban Gigit Jari Rp 3 Miliar!
Tak main-main, armada yang disulap bukan kaleng-kaleng. Dari Toyota Avanza, Innova Reborn, Innova Zenix, hingga jajaran ‘SUV Arogan’ macam Fortuner dan Pajero ikut melayang. Total setoran sewa yang harusnya Rp300 juta sebulan mendadak macet total usai pembayaran terakhir di bulan Mei 2026.
Juragan rental yang sadar mobilnya tak kunjung pulang ditambah uang sewa yang tinggal kenangan langsung elus dada dan melapor ke Polresta Gowa pada Juni 2026. Total kerugian korban ditaksir menyentuh angka fantastis: Rp3 miliar!
Kini Mbak ALF harus menukar gaun pestanya dengan rompi oranye yang modis di tahanan. Polisi pun masih sibuk mengacak-acak lapangan demi melacak keberadaan 21 mobil mewah yang kini terpencar entah di mana. (ita)











