NETSULSEL | Makassar, Sebuah pesta minuman keras (miras) tradisional di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa Antang, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, berujung pada tragedi berdarah yang mengerikan.
Seorang pemulung bernama Dana Permana (35) tewas mengenaskan setelah dihujani tikaman senjata tajam jenis badik oleh rekan seprofesinya sendiri, Daeng Bella (35). Ironisnya, duel maut ini dipicu oleh masalah sepele, uang kembalian untuk membeli ayam lalapan dan rokok.
Kronologi Kejaran Maut, Berawal dari Uang Lalapan
Peristiwa berdarah ini bermula ketika korban, pelaku, dan beberapa rekan sesama pemulung berkumpul di sebuah gubuk di depan TPA Tamangapa Antang. Di bawah pengaruh minuman keras jenis ballo yang mereka konsumsi, kesadaran mereka mulai terkikis.
Di tengah-tengah pesta miras tersebut, pelaku (Daeng Bella) menyuruh korban (Dana Permana) untuk pergi membeli ayam lalapan. Namun, petaka muncul ketika korban kembali ke gubuk.
Pelaku yang menanyakan uang sisa kembalian langsung naik pitam setelah mengetahui bahwa uang tersebut tidak utuh karena telah digunakan oleh korban untuk membeli rokok. Cekcok mulut pun pecah di antara keduanya yang sama-sama sudah terpengaruh alkohol.
Korban Dihujani Lima Tusukan Badik hingga Tewas di Tempat
Ketegangan tidak mereda, pelaku yang sudah gelap mata langsung mencabut sebilah badik yang diselipkan di pinggangnya. Tanpa ampun, pelaku langsung menyerang dan menikam korban secara bertubi-tubi.
Korban yang tidak sempat membela diri langsung roboh berlumuran darah di lokasi kejadian. Melihat korban sudah tidak berdaya dengan kondisi luka robek parah pada bagian perut, pelaku langsung mengambil langkah seribu melarikan diri dan membawa pergi badik yang digunakannya.
Polisi Sita Botol Miras, Jasad Korban Dievakuasi ke RS Bhayangkara
Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Manggala yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di lokasi tersebut, polisi memasang garis polisi dan mengamankan satu botol sisa minuman keras jenis ballo sebagai barang bukti.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, korban diketahui mengalami lima luka tikaman fatal di sekujur tubuhnya, yakni:
- Dua luka tikam di bagian bahu.
- Satu luka tikam di bagian ketiak.
- Dua luka tikam di bagian perut sebelah kiri dan kanan.
Saat ini, jenazah Dana Permana telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk dilakukan proses autopsi. Sementara itu, Tim Opsnal Polsek Manggala masih melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku Daeng Bella yang kini berstatus buron. (ita/syamsul)












