
NETSULSEL | Makassar, Industri properti di Sulawesi Selatan tak henti berdenyut, kepemimpinan yang berlandaskan integritas dan kepedulian menjadi fondasi utama dalam merawat kebersamaan. Semangat inilah yang terus dibawa oleh H. Badris Salam, CEO Bumi Pundi Karsa, dalam niat tulusnya mengabdi untuk Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan.
Bukan sekadar mengejar kontestasi, langkah Badris Salam mencerminkan kerendahan hati seorang pejuang yang menghargai sejarah dan kebijaksanaan para senior. Keseriusan tersebut tampak saat ia terbang langsung ke Jakarta untuk bersilaturahmi dan menimba nasihat dari mantan Ketua REI Sulsel dua periode yang juga mantan Wakil Bupati Luwu Timur, H. Saldy Mansyur, di kawasan Senayan.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan itu menjadi ruang diskusi mendalam tentang esensi kepemimpinan organisasi. Bagi Saldy Mansyur, sosok ketua REI Sulsel tak hanya harus pandai berbisnis, tetapi juga wajib memiliki jiwa pengayom yang senantiasa hadir untuk anggotanya.
Saldy menegaskan lima pilar utama yang patut melekat pada sosok pemimpin REI Sulsel:
Soliditas Internal: Mampu merangkul, menjaga kekompakan, dan mempererat kebersamaan seluruh anggota.
Kepedulian Tinggi: Peka dan sigap merespons setiap dinamika serta kebutuhan para pengembang.
Pengayom yang Solutif: Menjadi figur pelindung yang hadir memberikan jalan keluar atas setiap tantangan.
Keteladanan & Integritas: Menunjukkan kepribadian jujur dan bermartabat yang patut dicontoh.
Sinergi Eksternal: Membangun kemitraan yang harmonis dan kokoh bersama perbankan serta pemerintah daerah.
Melihat perjalanan hidup Badris Salam sebagai pengusaha pejuang yang meniti karier dari bawah, Saldy menilai seluruh nilai kemanusiaan dan kepemimpinan tersebut telah menyatu dalam diri Badris. Rekam jejaknya yang teruji dalam membangun komunikasi harmonis dengan berbagai pihak selama puluhan tahun menjadi bukti ketulusan pengabdiannya.
”Semua kriteria ketua ada pada diri Haji Badris. Jadi, saya siap mendukung beliau,” ungkap H. Saldy Mansyur.
Dukungan tulus ini menjadi bahan bakar semangat bagi H. Badris Salam untuk terus melangkah, membawa harapan baru bagi para pengembang di Sulawesi Selatan, dan membuktikan bahwa kepemimpinan sejati dibangun di atas kepedulian, integritas, serta semangat merangkul sesama. (ita)
















