Satu Dekade Berbagi Rumah Gratis, Sosok H Badris Salam, Panen Support Pengembang se-Ajatappareng di Musda REI Sulsel

Koordinator Wilayah REI Sulsel Ajatappareng, Suyuti, mengungkapkan bahwa ketulusan HBS paling benderang terlihat dari komitmennya pada program kemanusiaan tahunan Ramadhan Rumah Impian (RRI). Tanpa ragu, HBS telah mendonasikan sedikitnya 8 unit rumah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan tempat tinggal layak.
NETSULSEL | ​Makassar, Riuh tepuk tangan dan hangatnya suasana di Hotel Claro Makassar, Rabu (9/9/2026) kemarin, menjadi saksi menguatnya arus dukungan bagi H. Badris Salam (HBS). Pengusaha properti di bawah naungan Bumi Pundi Karsa Grup ini mantap menapakkan kaki menuju kursi Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 pada Musyawarah Daerah (Musda) Oktober mendatang.

​Di balik kemewahan dan kemeriahan acara deklarasi yang dihadiri ratusan anggota REI se-Sulawesi Selatan serta petinggi DPP REI. Ada satu modal sosial paling kuat yang dibawa HBS, yakni “kepedulian yang tulus”.

​Bagi para pengembang daerah, khususnya di wilayah Ajatappareng, sosok Badris Salam bukan sekadar pebisnis sukses, melainkan figur pengayom yang memiliki jiwa sosial tinggi. Loyalitaya pada organisasi dan kemanusiaan teruji nyata lewat aksi konsisten, bukan sekadar janji manis.

​Koordinator Wilayah REI Sulsel Ajatappareng, Suyuti, mengungkapkan bahwa ketulusan HBS paling benderang terlihat dari komitmennya pada program kemanusiaan tahunan Ramadhan Rumah Impian (RRI). Tanpa ragu, HBS telah mendonasikan sedikitnya 8 unit rumah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan tempat tinggal layak.

​”HBS ini sosok pemimpin yang punya kepedulian dan loyalitas sangat tinggi. Beliau tidak pernah absen mendampingi pengurus dan panitia di berbagai kegiatan,” tutur Suyuti.

​Dedikasi mendonasikan deretan unit rumah pribadi demi menyokong program unggulan organisasi menjadi bukti sahih bahwa HBS bertindak dengan hati. Niat tulus untuk merangkul dan membesarkan organisasi itulah yang memantik gelombang soliditas dari pengembang daerah. Mereka meyakini, di tangan dingin figur yang dermawan dan berjiwa sosial tinggi ini, REI Sulsel siap memasuki era baru yang lebih inovatif, solid, dan berkelanjutan.

​Langkah HBS menuju Oktober nanti bukan lagi sekadar perebutan kursi kepemimpinan, melainkan sebuah gerakan bersama para pengembang se-Sulawesi Selatan untuk membawa organisasi properti terbesar di Sulsel ini menjadi lebih humanis dan berdampak luas bagi masyarakat.(ita)