NETSULSEL | Makassar, Peta kepemimpinan industri dan bisnis properti di Sulawesi Selatan resmi memasuki babak baru. Hari ini, Rabu (9/9/2026), helatan krusial bertajuk “Deklarasi HBS For REI SulSel 2026–2029” sukses digelar dengan penuh kemeriahan di Phinisi 1 Ballroom Lt. 1, Hotel Claro Makassar.
Acara yang diprakarsai oleh Direktur Utama PT Bumi Pundi Karsa sekaligus pengembang perumahan Bumi Findaria Mas, H. Badris Salam, SE., ini menjadi panggung pembuktian kapasitas dan ketokohannya menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan.

Langkah H. Badris Salam (HBS) untuk memimpin REI Sulsel kian tak tertandingi berkat mengalirnya dukungan konkret dari para senior dan legenda properti daerah. Secara terbuka, 5 mantan Ketua DPD REI Sulsel menyatakan kesiapan penuh menjadi garda terdepan untuk mengawal kemenangan HBS. Mereka adalah H.A. Idris Manggabarani, M. Sadiq, Reymond Ardan Arfandi, Arief Mone, serta HAM Yusran Paris.
Kehadiran para mantan ketua ini bukan sekadar legitimasi politik organisasi, melainkan bentuk pengakuan atas karakter ketokohan HBS yang dikenal matang, kaya pengalaman teknis di lapangan, serta memiliki integritas moral yang kuat. HBS dinilai sebagai figur pemersatu yang mampu merangkul seluruh lini pengembang, mulai dari skala kecil hingga raksasa.
”Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Kehadiran dan kesiapan 5 mantan Ketua DPD REI Sulsel yang siap pasang badan mendukung saya adalah amanah yang sangat luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa perjuangan kita didasari oleh semangat kebersamaan,” ungkap H. Badris Salam penuh haru saat ditanya wartawan
Guna memastikan kepengurusan mendatang berjalan efektif dan menjawab tantangan industri properti, H. Badris Salam mengusung visi besar yang bertumpu pada 4 Pilar Utama:
Solid: Membangun fondasi internal asosiasi yang kokoh, tanpa kubu-kubuan, serta mengutamakan kebersamaan dalam menghadapi kendala perizinan maupun regulasi.
Inklusif: Membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh anggota—baik developer pemula maupun senior di daerah—agar mendapatkan hak, akses perbankan, dan perlindungan hukum yang setara.
Bernurani: Menjalankan bisnis properti yang bertumpu pada nilai kemanusiaan, beretika, serta peka terhadap kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Sejahtera: Memastikan seluruh anggota DPD REI Sulsel tumbuh bersamanya, iklim investasi daerah bergairah, dan roda bisnis pengembang dapat berputar secara berkelanjutan.
Menurut HBS, empat pilar ini adalah kunci agar visi dan misi organisasi kedepan dapat tereksekusi dengan baik di lapangan, bukan sekadar jargon di atas kertas.
Kemeriahan acara makin membuncah saat belasan voters dan pendukung silih berganti membubuhkan tanda tangan dukungan pada spanduk raksasa, diiringi seruan yel-yel “HBS Bersatu!” (Hadir Bersama Sahabat).
Momen inti deklarasi ditandai dengan pemutaran video profil HBS, penyematan jaket secara simbolis kepada 15 perwakilan voters, serta Pembacaan Naskah Deklarasi oleh Ariefdy Arsyam. Rangkaian acara ditutup dengan foto bersama, ramah tamah, dan makan siang bersama diiringi penampilan musik dari Band Japs Project. (syam)

















