
NETSULSEL | Makassar, Suasana di Kantor DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan, Jalan Nikel, Makassar, tampak sedikit berbeda pada Senin (21/9/2026). Di tengah dinamika industri properti dan semangat kebersamaan para pengembang daerah, sebuah langkah mantap diayunkan demi merajut masa depan organisasi yang lebih solid.
Tim pemenangan Haji Badris Salam (HBS) hadir secara resmi untuk mengambil formulir pencalonan Ketua DPD REI Sulsel. Langkah ini bukan sekadar formalidad administratif, melainkan sebuah bentuk komitmen nyata untuk merawat iklim usaha dan mempererat tali silaturahmi antar-pengembang di Sulawesi Selatan.
Dipimpin oleh Ketua Tim Pemenangan HBS, Edi Arsyam, kedatangan rombongan disambut hangat oleh panitia. Dengan memenuhi seluruh ketentuan awal, termasuk penyerahan dana pendaftaran sebesar Rp50 juta, langkah HBS menjadi bukti keseriusan dalam mengabdi bagi kemajuan REI Sulsel.
Bukan Sekadar Angka, tapi Kepercayaan yang Dirawat
Bagi Edi Arsyam, perjalanan menuju Musyawarah Daerah (Musda) REI Sulsel adalah tentang mendengarkan dan merangkul. Kesiapan yang ditunjukkan tim HBS tumbuh dari komunikasi yang jujur dan dorongan moral dari sesama anggota.
”Hari ini kami hadir menjalankan proses sesuai jadwal yang ditentukan oleh Sterring Committee. Kami tidak hanya menyiapkan berkas, tetapi menyiapkan hati dan ikhtiar terbaik. InsyaAllah, dari persyaratan hingga pelaksanaan Musda nanti, kami siap melangkah bersama,” ujar Edi dengan nada optimis namun tetap rendah hati.
Di balik kesiapan teknis, ada cerita hangat tentang rajutan persaudaraan di tingkat tapak. Tim HBS aktif menyapa para pengembang di berbagai pelosok daerah, mendengarkan aspirasi mereka yang harian berjuang menggerakkan roda ekonomi daerah melalui sektor perumahan.
”Kami membentuk simpul-simpul silaturahmi, merangkul teman-teman voter. Alhamdulillah, energi dan antusiasme mereka untuk berjalan bersama HBS sangat terasa,” tuturnya.
Merangkul Daerah, Menatap Masa Depan Bersama
Optimisme tim HBS kian menguat seiring mengalirnya kepercayaan dari para anggota. Dari sekitar 388 anggota aktif yang memiliki hak suara, sebanyak 255 pemilik suara (voter) telah menyatakan dukungan tertulis dan siap berjuang bersama HBS.

Dukungan tersebut mengalir dari berbagai wilayah, mulai dari Makassar, Maros, Pangkep, Gowa, hingga Takalar, serta empat Koordinator Wilayah (Korwil) di daerah. Bahkan di beberapa Korwil, kebulatan tekad untuk mendukung HBS mencapai 80 hingga 100 persen.
Namun bagi Edi, angka 255 bukan sekadar modal untuk menang, melainkan amanah besar yang harus dijaga dengan rasa hormat.
”Angka 255 ini adalah bentuk kepercayaan teman-teman di daerah yang menyatukan tekad bersama kami. Kami meyakini proses ini, namun tentu tanpa mendahului kehendak Yang Maha Kuasa. Yang pasti, kami ingin menjaga harapan ini bersama-sama,” ungkap Edi penuh haru.
Untuk merawat kehangatan komunikasi dan memastikan setiap suara didengar, tim HBS juga menerjunkan petugas penghubung (liaison officer) yang setia mendampingi para anggota di setiap daerah.
Menatap tanggal 28 September dengan Harapan
Seluruh berkas dan kelengkapan administrasi kini telah tersusun rapi. Tim HBS menjadwalkan pengembalian formulir pencalonan resmi pada 28 September 2026 mendatang.
Saat ditanya mengenai kesiapan pemenuhan seluruh tahapan hingga hari pengembalian nanti, Edi menjawab singkat namun mantap.
”Semua sudah siap,” tegasnya disambut seruan semangat dari para pendukung yang hadir.
Langkah telah diayunkan, harapan telah disemai. Musda REI Sulsel mendatang diharapkan tidak hanya menjadi panggung kontestasi, melainkan momentum untuk mempererat rasa kekeluargaan dan membangun Sulawesi Selatan yang lebih sejahtera melalui karya para pengembangnya.
















