
NETSULSEL | Makassar, Komitmen perguruan tinggi vokasi untuk bersaing di kancah global kembali dibuktikan oleh Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP). Melalui gelaran Kuliah Umum Internasional bersama universitas ternama Malaysia, Universiti Teknologi MARA (UiTM), PNUP mempertegas langkahnya dalam membuka wawasan mahasiswa dan akademisi menuju panggung teknologi dunia.
Kegiatan berskala internasional ini berlangsung di Auditorium Prof. Dr. A. Amiruddin, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar, pada Senin (21/9/2026). Ratusan sivitas akademika tampak antusias menimba ilmu langsung dari para pakar lintas negara.
Mengusung tema “Emerging Technologies for Future Smart Systems: Next Generation Network, Intelligent Sensing, and Renewable Energy,” agenda ini menjadi wadah transfer pengetahuan mengenai tren riset dan inovasi yang tengah mengubah lanskap industri global.
Ketua Jurusan Teknik Elektro PNUP, Ir. Dharma Aryani, S.T., M.T., Ph.D., menegaskan pentingnya kolaborasi internasional sebagai jembatan bagi mahasiswa dan dosen untuk memahami akselerasi teknologi luar negeri.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama internasional PNUP–UiTM, khususnya di bidang pendidikan. Melalui ruang ini, sivitas akademika Jurusan Teknik Elektro dapat berinteraksi secara langsung dengan akademisi dari UiTM serta memperoleh wawasan mendalam mengenai perkembangan teknologi dan riset terkini,” ujar Dharma saat membuka acara.
Sepanjang sesi, para akademisi UiTM memaparkan jajaran riset unggulan seperti Massive Internet of Things (IoT) menuju Industry 5.0, teknologi sensor serat optik, sistem radar, hingga integrasi Artificial Intelligence (AI) untuk pemantauan cerdas.
Dipandu oleh Ir. Sofyan, S.T., M.T., Ph.D. selaku moderator, suasana kuliah umum berlangsung hidup dan dinamis saat para peserta terlibat aktif bertukar gagasan dengan pemateri dari UiTM.
Langkah ini diharapkan tak berhenti sebagai acara seremonial semata, melainkan menjadi pembuka ruang kolaborasi akademik yang lebih luas serta membuktikan bahwa kampus vokasi dari Makassar siap melahirkan inovator muda yang berdampak global. (baba)
















