Seorang nahkoda perahu Phinisi tidak pernah membawa kapalnya menembus samudra luas hanya dengan teriakan di atas gelombang. Ketangguhan sejati seorang pelaut tidak diuji saat laut tenang, melainkan ketika ia harus menerjang ombak besar, menembus badai yang gelap, dan melintasi guyuran hujan yang merintangi pandangan. Kejayaan Phinisi terukir dari ketangguhan jemari yang memegang teguh kemudi, ketelitian membentangkan layar, serta keberanian nyata menerjang gelombang demi mencapai tujuan.
Begitu pula dalam membangun tanah Panrita Lopi. Kebesaran nama Bulukumba tak akan pernah terwujud hanya dari untaian kata-kata, seremoni sekadar menggugur kewajiban, atau retorika manis tanpa pembuktian.
Festival Pinisi, Jambore Pelayanan Publik, dan setiap upaya menghadirkan kesejahteraan rakyat adalah lautan luas yang harus kita seberangi bersama. Festival Pinisi adalah agenda besar Bulukumba, milik kita semua, yang membawa nama daerah di mata dunia. Sebagai satu kesatuan awak kapal di bawah panji Pemerintah Kabupaten Bulukumba, setiap OPD dan seluruh elemen masyarakat memiliki peran vital yang sama untuk menjaga haluan. Kesuksesan pelayaran ini tidak bisa dibebankan pada satu bahu saja; ketika kita berhasil menembus badai dan mencapai pantai tujuan, kebanggaan itu milik seluruh masyarakat Bulukumba.
Menjaga kebersihan jalur wisata dari sampah, menghadirkan kualitas program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat, serta mendekatkan pelayanan prima hingga ke pelosok desa adalah dayung-dayung tindakan nyata. Ini bukan sekadar janji di atas kertas atau kegiatan untuk membuang waktu tanpa dampak. Ketika pelayanan kita bersih, rapi, dan cepat, daya tarik wisata meningkat, roda ekonomi berputar, dan dampak kesejahteraan (multiplier effect) akan melingkupi seluruh lapisan masyarakat.
Mari kita buktikan komitmen ini lewat tindakan yang berdampak! Singkirkan ego sektoral, tanggalkan sikap melayani yang ala kadarnya, dan tunjukkan budaya kerja berlandaskan ketangguhan leluhur kita. Teruslah mengevaluasi diri dan berinovasi tanpa cepat berpuas diri.
Jangan hanya menjadi buih yang lantang bersuara namun hilang disapu angin. Biarlah hasil kerja yang bersih, rapi, dan bermanfaat nyata yang berbicara membawa nama harum Bulukumba berlayar jauh membanggakan di tengah samudra dunia.
We Love Bulukumba
@Menyambut Festival Perahu Phinisi











