NETSULSEL | Bulukumba, Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini meninggalkan cerita yang berbeda di Kabupaten Bulukumba. Di saat sebagian pejabat memilih merayakan hari bersejarah di balik meja atau ruang rapat yang sejuk, H. Ilham Bahtiar, justru memilih jalan yang lain. Legislator DPRD Bulukumba sekaligus politisi senior Partai Golkar ini memilih turun langsung, merangkul warga, dan menyatu dalam denyut nadi kehidupan masyarakat di akar rumput.
Bagi H. Ilham, Sumpah Pemuda bukan sekadar seremoni mengulang sejarah masa lalu, melainkan momentum nyata untuk merawat kepedulian sosial. Gaya komunikasi yang hangat, down to earth, dan penuh empati ini memperlihatkan sisi humanis seorang politisi yang benar-benar mendengarkan suara rakyatnya.
Menembus Batas Ruang Sidang: Mendengar Langsung Keluh Kesah Warga
Kehadiran H. Ilham Bahtiar di tengah kegiatan jambore dan pelayanan masyarakat di Kecamatan Bulukumba mewakili lembaga DPRD Bulukumba dengan cara yang sangat membumi. Alih-alih hanya duduk menerima laporan, ia memilih berjalan menyusuri tenda-tenda pelayanan, menyapa warga satu per satu, dan mendengar langsung apa yang menjadi kegelisahan mereka.
”Tentu saya diminta selaku mewakili Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba untuk menghadiri Sumpah Pemuda, sekaligus dilanjutkan dengan jambore di Kecamatan Bulukumba ini. Tujuannya satu: menyerap aspirasi masyarakat dan melihat langsung bagaimana pelayanan di semua OPD berjalan,” ujar H. Bahtiar Ilham dengan nada ramah saat ditemui di lokasi kegiatan.
Bagi beliau, esensi menjadi wakil rakyat adalah hadir di saat warga membutuhkan, merasakan apa yang mereka rasakan, dan memastikan negara hadir melalui pelayanan yang nyata.
Apresiasi untuk Inovasi Tanpa Beban APBD
Dalam rangkaian acara yang berlangsung selama dua hari dua malam tersebut, H. Ile atau sapaan dari H Ilham Bahtiar turut menyoroti langkah progresif yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba di bawah kepemimpinan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf (Andi Utta). Ia memuji bagaimana inovasi jemput bola ini mampu mendekatkan layanan esensial kepada masyarakat tanpa membebani keuangan daerah.

”Ini adalah langkah-langkah maju yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba di bawah kepemimpinan Andi Muchtar Ali Yusuf selaku Bupati. Tentu ini yang sangat menarik dibanding kabupaten-kabupaten lain, karena ini dilakukan dengan tidak menggunakan APBD murni. Ini murni bagian dari inovasi-inovasi OPD itu sendiri yang dilakukan serentak di 10 kecamatan,” ungkapnya penuh kagum.
Mulai dari layanan kesehatan gratis, pengurusan dokumen kependudukan (KTP dan Kartu Keluarga), pembuatan SIM keliling, hingga aksi sosial Basarnas yang membagikan kupon belanja beras gratis, semuanya tumpah ruah melayani warga.
”Ini saya selaku mitra pemerintah secara lembaga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah. Langkah konkret ini memberi ruang kepada masyarakat untuk bersentuhan langsung dan menggampangkan mereka mendapatkan pelayanan dasar. Itu dilaksanakan mulai kemarin sampai malam hari ini, dan saya kira ini perlu menjadi catatan penting,” tambahnya.
Pesan untuk Generasi Z dan Milenial: Bijak di Ruang Digital, Bergerak untuk Kebaikan
Sebagai figur yang dekat dengan generasi muda, H. ilham juga menitipkan pesan mendalam mengenai tantangan pemuda di era modern. Ia mengingatkan bahwa medan perjuangan hari ini telah bergeser ke ranah digital dan sosial.
”Kalau untuk pesan-pesan pemuda, saya kira kita bisa melihat dan berharap bahwa hari ini kita tidak melawan penjajah secara fisik lagi. Tapi, bagaimana kita merasa terpanggil untuk bergerak melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya positif,” tutur H. Bahtiar dengan penuh semangat kebapakan.
Ia berpesan agar para pemuda Bulukumba bijak menggunakan media sosial seperti Instagram dan Facebook sebagai wadah produktivitas, bukan justru menjadi alat provokasi yang memecah belah bangsa.
”Gunakan media sosial untuk mencari sesuatu yang lebih positif. Jangan dimanfaatkan untuk hal-hal yang memicu miskomunikasi atau menjadi bahan perpecahan di antara sesama anak bangsa. Pemuda ke depan di Kabupaten Bulukumba harus lebih giat mencari ruang-ruang positif, tentu dengan saling memotivasi antara pemuda satu dengan yang lainnya,” pesannya menutup dialog.

Rekam Jejak dan Menyongsong Musda Golkar: Memperkuat Akar Politik Kerakyatan
Langkah taktis yang ditunjukkan H. Ilham di lapangan tentu bukan sekadar aksi simbolik. Di balik keramahannya menyapa warga, tersimpan rekam jejak politik yang matang dan berakar kuat di Kabupaten Bulukumba:
Kader Golkar Berdedikasi Tinggi: Sebagai salah satu pilar Partai Golkar Bulukumba, H. Bahtiar dikenal konsisten menjaga garis perjuangan partai yang senantiasa berpihak pada kesejahteraan rakyat kecil. Legislator Aspiratif: Pengalamannya di DPRD Kabupaten Bulukumba memperlihatkan ketekunannya dalam mengawal aspirasi konstituen, menjembatani kebutuhan rakyat dengan kebijakan eksekutif secara harmonis dan konstruktif.
Kandidat Kuat Ketua DPD II Golkar Bulukumba: Pendekatan politik yang humanis, merangkul semua kalangan, serta kerja nyata di tengah masyarakat menjadikan namanya kian diperhitungkan sebagai salah satu bakal calon terkuat dalam bursa pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Bulukumba mendatang.
Bagi H. Ilham Bahtiar, politik bukan sekadar dinamika dalam menanamkan pengaruh kuasa, melainkan tentang seberapa besar pengabdian dan kehadiran kita yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. (ita)

















