
NETSULSEL | Makassar, Warga Kota Makassar dan sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) tampaknya harus lebih bersabar menghadapi cuaca panas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mempublikasikan bahwa awal Musim Hujan 2026/2027 di Sulsel mengalami pergeseran atau mundurnya jadwal dari kondisi normal.
Berdasarkan analisis klimatologi terbaru, kemarau di sebagian besar wilayah Sulsel masih berlanjut hingga Oktober. Khusus untuk Kota Makassar, awal musim hujan diprakirakan baru akan resmi dimulai pada akhir Desember 2026, dengan transisi hujan ringan yang mulai berangsur turun lalu puncak musim hujan terjadi diawal tahun 2027.
Faktor Pemicu: Pengaruh Kuat Fenomena El Nino
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar. Nasrol Adiil, S.Si, M.T menjelaskan bahwa mundurnya periode musim hujan ini tidak terjadi secara kebetulan. Sebanyak 92 persen wilayah di Sulsel tercatat mengalami awal musim hujan yang lebih lambat 10 hingga 30 hari (1 hingga 3 dasarian) dari biasanya.
”Sebagian besar akibat El Nino yang saya gambarkan tadi, sebagian besar musim hujannya mundur,” kata Nusrol dalam keterangan resminya.
Kendati demikian, pihak BMKG mengimbau masyarakat agar tidak keliru membedakan antara siklus musim tahunan dengan fenomena global seperti El Nino. Meskipun dampak iklim tersebut terpantau masih aktif hingga tahun depan, bukan berarti wilayah Sulsel akan mengalami kekeringan ekstrem sepanjang tahun 2027.
”El Nino-nya memang sampai tahun depan, tetapi karena bersamaan dengan datangnya musim hujan, kekeringannya tidak sampai tahun depan,” tambahnya.
Rincian Tahapan Musim Hujan di Makassar dan Sulsel
Secara terpisah, pihak BMKG Wilayah IV Makassar merinci bahwa pergerakan angin dan dinamika uap air akan membawa perubahan cuaca secara bertahap. Untuk wilayah Kota Makassar sendiri, dinamika atmosfer menunjukkan pola berikut:
Oktober: Wilayah Sulsel secara umum masih berada di penghujung fase musim kemarau. Suhu udara aktual dan real feel masih dirasakan cukup terik.
November: Mulai terjadi transisi pembentukan awan dengan potensi turunnya hujan berintensitas ringan hingga sedang di beberapa titik Kota Makassar. Suhu udara perlahan mulai menurun.
Desember 2026: Menjadi titik awal resmi dimulainya musim hujan untuk Kota Makassar dan sekitar 58 persen wilayah di Sulawesi Selatan.
Imbauan Kewaspadaan Dini bagi Warga
Dengan adanya pergeseran musim hujan yang mundur ke penghujung tahun 2026 ini, BMKG mengingatkan pemerintah daerah serta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Informasi prakiraan musim lebih awal ini diharapkan menjadi acuan bagi sektor pertanian, mitigasi bencana lingkungan, serta kesiapan infrastruktur kota dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem di masa transisi.(him)












