
NETSULSEL | Makassar, Di tengah gelombang era transformasi digital yang kian masif, Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali membuktikan ketangguhannya di kancah nasional. Melalui ajang bergengsi Statistika Ria dan Festival Sains Data (Satria Data) 2026, para putra-putri terbaik Unhas sukses mengukir prestasi membanggakan dengan memboyong tiga penghargaan sekaligus, serta mengantar almamater menempati peringkat kelima perguruan tinggi dengan raihan terbanyak secara nasional.
Ajang Satria Data 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendikti Saintek ini merupakan wadah strategis bagi generasi muda untuk mengasah kreativitas dan inovasi di bidang statistika serta sains data. Tahun ini, kompetisi semakin ketat dengan keterlibatan 48 tim tangguh dari 19 perguruan tinggi ternama di Indonesia yang bersaing ketat di babak final melalui empat cabang utama: NSC, SIC, SEC, dan BDC.
Semangat juang tinggi diperlihatkan oleh delegasi Unhas yang berhasil meloloskan tiga tim finalis terbaiknya pada kategori National Statistics Competition (NSC) dan Statistics Infographic Competition (SIC). Konsistensi, kerja keras, dan ketajaman analisis berbuah manis ketika ketiga tim tersebut berhasil memukau dewan juri dan mengamankan posisi juara di podium nasional.
Prestasi gemilang ini dipersembahkan oleh La Ode Abdul Aziz (FMIPA) yang sukses meraih Juara 3 National Statistics Competition. Disusul oleh tim kreatif Kamelia (FMIPA), Syarifa Nihlah Mustamin (FMIPA), dan Nurfadhillah Ramadhani (FATETA) yang menyabet Juara 3 Statistics Infographic Competition, serta tim hebat Alfiah Rupaidah (FMIPA), Muhammad Surya Pratama (FMIPA), dan Nur Azizah Elfitrah Pasya (FMIPA) yang memboyong Juara Harapan 1 Statistics Infographic Competition.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras dan dedikasi luar biasa yang ditunjukkan para mahasiswa. Beliau menegaskan bahwa kemampuan mengolah dan menganalisis data merupakan kompetensi kunci yang sangat strategis untuk menjawab tantangan masa depan serta memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.
Seluruh rangkaian perjuangan inspiratif ini ditutup secara resmi dalam Closing Ceremony dan Awarding Satria Data 2026 yang dihelat di Universitas Diponegoro, Semarang, pada 25–29 Oktober 2026. Pencapaian ini tidak hanya mengharumkan nama Unhas, tetapi juga menjadi suluh penyemangat bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan menorehkan prestasi gemilang bagi negeri.(hilal)
















