NETSULSEL | Jakarta, Riset atas 43 juta murid dari berbagai sekolah ditanah air disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Istana Merdeka beberapa waktu lalu. Abdul Mu’ti mengeklaim, 43 juta murid penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) menginginkan programnya lanjut. Dia menyebutkan, para siswa ingin program MBG lanjut karena dinilai berdampak positif.
“Per 10 Juni sudah 80,7 persen murid yang sudah mendapatkan MBG. Jadi dari 53 juta sekian murid, 43 juta sekiannya sudah menerima MBG dan mereka menyatakan MBG terus dilanjutkan karena dampaknya sangat positif,” ujar Mu’ti.
Dia mengatakan, MBG membawa dampak positif dalam memotivasi murid untuk belajar lebih giat. Menurutnya siswa hadir diruang-ruang kelas tak hanya dimotivasi untuk belajar, tapi ada juga keinginan tambahan menanti jadwal makan siang mereka dari menu MBG.
“Dalam hubungannya dengan tingkat kehadiran di sekolah maupun dalam hubungannya dengan motivasi belajar dan juga prestasi akademik,” tuturnya.
Mu’ti mengatakan MBG ini merupakan bagian dari program tujuh Kebiasaan Indonesia Hebat yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
Menurut dia, MBG merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter. “Sudah kami terbitkan modul-modulnya dan sudah ada penelitian dari UI dan lembaga yang lain yang menunjukkan dampak positif MBG terhadap peningkatan motivasi belajar, kehadiran di sekolah, dan juga terhadap capaian akademik,” Tutur Mu’ti menutup percakapan tanpa menjelaska metode dari angka 80,7℅ tersebut. (ist)











