Awas, Bagi Penghobi Nonton Drama Ceo Menyamar? OJK ingatkan Bahayanya

Salah satu drama China yang populer, kini dilarang dinonton dinegara asalnya

NETSULSEL | Jakarta, Lembaga negara yang mengawasi segala aktivitas jasa keuangan selama ini, atau yang kita kenal sebagai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan kepada masyarakat jika mereka terus melakukan upaya pemantauan terhadap segala bentuk aktivitas keuangan yang dilakukannya, kegiatan keuangan ilegal baik yang disadarai maupun yang tidak disengaja. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono mengungkapkan, sejak 1 Januari hingga 20 Mei 2026, OJK telah menerima 17.105 pengaduan terkait entitas ilegal yang terjadi dimasyarakat.

“Dari total tersebut, 14.380 pengaduan mengenai pinjaman online ilegal, 2.601 pengaduan terkait investasi ilegal, dan 124 pengaduan terkait gadai ilegal,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, beberapa waktu lalu

Ia memaparkan, OJK melalui Satgas PASTI menindaklanjuti pengaduan tersebut dengan menghentikan 951 entitas pinjaman online ilegal, 8 penawaran investasi ilegal, dan 1 aktivitas keuangan ilegal lainnya di sejumlah situs dan aplikasi yang berpotensi merugikan masyarakat.
Ia mengungkapkan, sepanjang periode Mei 2026, Satgas PASTI telah menghentikan kegiatan usaha dengan berbagai modus. Bahkan, penipuan juga dilakukan dari pihak asing yang diduga melakukan penipuan dengan modus impersonation dan penawaran investasi saham IPO.

Selain itu, masyarakat juga diminta berhati-hati pada modus penipuan lainnya, seperti yang diduga dengan modus pengerjaan tugas menonton film drama China dan pembelian hak cipta film untuk memperoleh keuntungan. Meski OJK tak mengatur boleh nonton atau tidak, tapi OJK bisa menyentuh kasus nonton dramanya secara online jika memilik unsur keuangan. Seperti Platformnya illegal yang tidak memiliki izin ushaa tapi didalamnya berisi berlangganan untuk menarik duit masyarakat. Lalu aliran dana tersebut mengalir keluar negeri tanpa kehadiran negara sebagai pengawasan.

Selain itu, Ada juga resiko investasi bodong dengan penambahan fitur “FansSub VIP dengan skema bayar 50 ribu untuk jadi member atau reseller. Dicky mengingatkan, terutama keamanan perlindungan data dan konsumen yang tidak terjamin, seperti akun keuangan yang terdaftar teraifiliasa dengan akun media sosial yang terdaftar dalam platform penyedia film drama tersebut jika platformnya bajakan.

Selanjutnya, Dicky melihatnya sebagai modus penipuan yang diduga melalui impersonation dan skema pembuatan akun-akun e-commerce dan deposit dana untuk memperoleh komisi. Dalam catatan NETSulsel sepanjang 2024-2025, Skala harian penonton drama chinabisa mencapai seratus jutaan. Kategori mini drama bisa mencapai 150 juta penonton, total penayangannya tembus 200 juta jumlah penayangannya setiap hari serta pengguna video pendeknya mencapai 1,4 milyar secara global.

Nah Sob. Masih doyan nonton drama khayalan Ceo yang menyamar nih? (ita)